
DIRAWAT: Petugas medis mendorong pasien korban penembakanm di ruang instalasi Pelayanan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD Sidoarjo. (Maya/Jawa Pos)
JawaPos.com – Warga Tenggulunan, Candi, Sidoarjo, Senin (27/6) malam digegerkan suara dua kali tembakan orang tak dikenal kepada M. Sabar, juragan besi tua. Akibat peristiwa itu, kondisi pria 37 tahun tersebut kritis di RSUD Sidoarjo.
Mendengar suara tembakan itu, warga sekitar datang dan kaget melihat Sabar yang tergeletak di tanah. Safi’i, 41, tetangga sekaligus sesama pengepul besi tua, mengungkapkan, pukul 19.30 dirinya membakar ubi di selatan rel kereta api bersama seorang kawannya. Tiba-tiba dia mendengar suara letusan dari arah barat tempatnya berada.
’’Suaranya dua kali dor-dor. Saya pikir ada anak tertabrak motor atau petasan karena suaranya agak ada jeda,’’ ujarnya.
Penasaran karena ada teriakan minta tolong, Safi’i bersama teman dan istrinya langsung mendatangi asal suara tersebut. Saat tiba, dia menjumpai Sabar terkapar dengan bersimbah darah.
’’Kalau soal pelaku, saya tidak lihat. Tapi, orang-orang yang cangkruk di sana bilang ada motor matik merah jalan kenceng ke arah Pasar Larangan, Sidoarjo,’’ tuturnya sambil menunjuk ke arah timur.
Lokasi penembakan Sabar tersebut berada di bawah flyover Tenggulunan, tak jauh dari rumah Sabar.
Saat rumah semipermanen yang dikontrak Sabar didatangi, ada lima orang yang dipekerjakan di sana. Karim, 40, salah seorang karyawan Sabar, mengatakan bahwa majikannya tidak memiliki saingan dagang ataupun musuh. Namun, untuk hal-hal yang bersifat pribadi, Sabar tidak terbuka.
Hal senada diungkapkan Alam, 51, sesepuh dan tetangga sebelah rumah Sabar. Alam menyampaikan bahwa Sabar tergolong orang yang cukup mudah bergaul dan tidak memiliki musuh dari tetangga ataupun pengepul lainnya. Beberapa tetangga Sabar lain menerangkan bahwa pelaku menggunakan jaket ojol dan helm tertutup.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus itu. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Barang bukti juga terus dikumpulkan. ’’Penyelidikan kami menunggu kesembuhan korban yang masih kritis,’’ katanya.
Sementara itu, Sabar hingga kemarin masih dirawat di RSUD Sidoarjo. Saat tiba di instalasi gawat darurat (IGD) RS milik pemerintah itu, kondisinya tidak sadar. Bahkan, kemarin pukul 11.20 dia dipindah dari IGD ke instalasi pelayanan intensif terpadu (IPIT).
Kepala IGD RSUD Sidoarjo dr Ivan Setiawan SpEM mengatakan, korban memakai ventilator atau alat bantu pernapasan. Rencananya, korban dirujuk ke RSU dr Soetomo, tapi kondisinya tidak memungkinkan. Berisiko dan bisa berakibat fatal jika melakukan perjalanan.
Kasus penembakan tersebut mendapat atensi dari Polda Jatim. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim turut mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto menyampaikan, tim itu berasal dari subdit jatanras (kejahatan dan kekerasan). Mereka langsung meninjau lokasi kejadian setelah mendapat laporan. ’’Dalam rangka mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap perkaranya,” ujarnya.
Sementara itu, sumber Jawa Pos di kepolisian menyebut motif peristiwa itu bukan perampokan. Sebab, pelaku yang ditengarai berjumlah dua orang tidak berusaha menjarah barang berharga milik korban setelah menembak. ’’Mereka langsung meninggalkan lokasi,” katanya.
Kedua pelaku disebut berboncengan dengan motor jenis matik. Jokinya memakai jaket ojek online. Penembakan dilakukan yang diboncengkan. ’’Laki-laki semua. Awalnya tanya alamat kepada korban, setelah itu langsung menembak,” terangnya.
Dia enggan memaparkan. Hanya, beberapa indikasi memang sedang didalami. Di antaranya, motif asmara dan utang piutang.
Yang jelas, kata dia, peluru yang dipakai adalah kaliber sembilan. Di lokasi, petugas menemukan selongsongnya. ’’Dibawa ke laboratorium forensik,’’ terangnya.
DAR-DER-DOR DI BAWAH FLYOVER LARANGAN
- Pukul 19.00, warga melihat Sabar dan anaknya keluar ke seberang rel kereta menuju mobilnya.
- Pukul 20.00, suara tembakan terdengar dua kali. Tidak ada warga yang melihat kejadian, kemudian tampak motor merah melaju kencang ke arah timur.
- Pukul 20.15, Sabar yang terluka langsung dilarikan ke RSUD Sidoarjo oleh sang istri dan beberapa warga.
- Pukul 21.00, pihak kepolisian datang dan melakukan olah TKP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
