
Ilustrasi pemilu. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Dugaan korupsi pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Surabaya 2020 lalu masih berlanjut. Saat ini, Unit Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus dugaan korupsi itu.
Berasar data yang dihimpun, ada 11 orang saksi yang telah dimintai keterangan mengenai kasus itu. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, pemeriksaan saksi telah dilakukan. Namun, dia tak menyebut jelas berapa orang yang dimintai keterangan.
”Pemeriksaan terhadap saksi secara bertahap dilakukan penyidik guna mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang pidana,” kata Mirzal, Jumat (17/6).
Mirzal memastikan pihaknya tengah mendalami kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus tersebut. Oleh karena itu, dia meminta waktu untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.
”Penyelidikan itu kan untuk mengetahui perbuatan melawan hukum serta kerugian negaranya (yang ditimbulkan) kami mohon waktu,” ujar Mirzal Maulana.
Sebelumnya, dugaan korupsi muncul dari penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota Surabaya (Pilwali) 2020. Korupsi diduga dilakukan panitia pemilihan tingkat kecamatan (PPK).
Dugaan itu telah sampai di Polrestabes Surabaya. Saat ini, kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut. Salah satu kecamatan yang telah diperiksa adalah Krembangan Surabaya.
Terkait hal itu, Ketua PPK Krembangan Febryan Kiswanto menjelaskan, telah diperiksa Polrestabes Surabaya sebagai saksi. Namun dia merasa disudutkan dari pemeriksaan itu.
”Kami diperiksa sebagai saksi. Bukan cuma Krembangan yang diperiksa. Tapi semua kecamatan. Kebetulan kami yang pertama. Mungkin karena dekat (dengan kantor Polrestabes Surabaya),” papar Febryan.
Febryan menyayangkan anggapan masyarakat dan kepolisian yang menyebut bahwa dia dan anggotanya sebagai terduga tersangka. Pemeriksaan itu hanya untuk menceritakan apa yang telah terjadi dan dilakukan.
”Kapasitas kami hanya penyelenggara teknis. Kami diminta untuk bawa rekening koran (berisi dana keluar-masuk). Tapi karena acara sudah selesai, kami dibantu sekretariat kecamatan,” ucap Febryan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
