
Ilustrasi pemilu. Dok JawaPos
JawaPos.com–Dugaan korupsi muncul dari penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota Surabaya (Pilwali) 2020. Korupsi diduga dilakukan panitia pemilihan tingkat kecamatan (PPK).
Dugaan itu kini telah sampai di Polrestabes Surabaya. Saat ini, kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengonfirmasi dugaan itu. Kasus itu ditangani Unit Tipikot Satreskrim Polrestabes Surabaya.
”Masih dalam proses penyidikan,” ujar Mirzal saat dikonfirmasi pada Rabu (8/6).
Berdasar laporan awal diduga pelaku melakukan penyelewengan dana hibah. Dugaan itu belum bisa dijelaskan lebih lanjut.
”(Terkait) dana hibah masih dalam penyidikan. Iya masih dalam proses,” ungkap Mirzal.
Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah memeriksa satu orang saksi. Saksi tersebut adalah PPK dari Kecamatan Bubutan. ”Satu saksi sudah diperiksa dari Kecamatan Bubutan,” terang Mirzal.
Pihaknya masih belum bisa menyebutkan inisial pelaku. ”Mohon ditunggu,” tutur Mirzal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
