Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Mei 2022 | 21.03 WIB

Lanjutan Proyek Frontage Road Sidoarjo Sudah Masuk Lelang

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Pemkab Sidoarjo tahun ini melanjutkan proyek frontage road (FR). Total ada 3,1 kilometer yang akan dibangun. Tahapan sudah masuk tender melalui lelang pengadaan barang dan jasa secara elektronik (LPSE). Saat ini masih proses evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga proyek pekerjaan tersebut.

Ada 79 nama rekanan yang masuk proses lelang. Proses verifikasi diperkirakan berlangsung hingga 1 Juni sehingga pemenang lelang diketahui antara 2 atau 3 Juni mendatang. Dilanjut dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara Pemkab Sidoarjo dan pelaksana pekerjaan.

Total alokasi anggaran Rp 50 miliar yang disiapkan untuk pembangunan lanjutan FR tahun ini. ’’Target Juli sudah dimulai pembangunan sepanjang 3,1 kilometer,’’ jelas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kemarin.

Dia menyebut pelaksanaan proyek pembangunan FR sudah sesuai jadwal. Meski, sampai saat ini masih menyisakan 12 bidang lahan yang belum dibebaskan. Namun, targetnya sudah dibayar dan dibebaskan Juni nanti.

’’Sekarang masih proses peta bidang di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo. Dalam waktu dekat proses appraisal atau perhitungan harga lahan dilakukan,’’ ungkapnya.

Karena jadi proyek strategis, pihaknya akan mengawal langsung proses pembangunan. Bahkan, dia menyebut, sebagai upaya percepatan penanganan macet, tahun depan FR sudah bisa dilalui kendaraan. Yakni, dari Aloha hingga ke pertigaan lingkar timur di Desa Banjar Kemantren, Kecamatan Buduran. ’’Itu nanti sangat mengurai kemacetan, volume kendaraan akan terurai,’’ katanya.

Nah, tahun depan, pembangunan FR juga dilanjutkan. ’’Sehingga pada 2024 tuntas semua pembangunannya,’’ imbuhnya.

Plt Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu peta bidang dari BPN. ’’Kami akan koordinasi dengan BPN lagi. Targetnya memang sebelum tanda tangan kontrak pembayaran sudah selesai dilakukan,’’ ucapnya.

Dwi memerinci ada 12 bidang yang belum dibebaskan. Di segmen Delta Sari Waru sebanyak 5 bidang dan di segmen Gedangan-Buduran ada 7 bidang. ’’Kami sudah siap untuk pembayarannya. Begitu appraisal selesai, langsung kami bayarkan,’’ ujarnya.

Dwi mengungkapkan, meski pekerjaan pembangunan FR tahun ini belum dimulai, saat ini ada pekerjaan pembangunan tembok di sisi timur FR Gedangan. ’’Dari Brigif 2 Marinir yang melakukan kegiatan pemagaran di sepanjang sisi timur FR,’’ pungkasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore