Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 April 2022 | 23.45 WIB

Bukan Kanker Payudara, Ini Penyakit yang Diderita Sirikit Syah

Pelayat menaburkan bunga di atas makam Sirikit Syah di TPU Keputih. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Pelayat menaburkan bunga di atas makam Sirikit Syah di TPU Keputih. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Berpulangnya jurnalis senior Sirikit Syah pada Selasa (26/4) pagi bukan karena kanker payudara. Penyakit itu disebut sudah sembuh beberapa waktu lalu. Namun, muncul bibit tumor di bagian livernya.

Putra kedua Sirikit Syah, Bintang Putra, menyebut, ibunya sempat positif kanker payudara pada 2013. Beberapa tahun kemudian, Sirikit Syah disebut memiliki bibit kanker tumor di livernya.

”Memang kankernya sudah sembuh. Lalu muncul bibit tumor di liver,” kata Bintang di rumah duka.

Sirikit Syah sempat mendapat tawaran untuk kemoterapi. Namun tawaran itu ditolaknya. ”Belum siap (kemoterapi), tidak mau kecapekan,” ujar Bintang.

Ternyata bibit tumor itu sudah menyebar. Bahkan membuat kondisi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Akademi Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) itu lemah sejak seminggu lalu.

”Kondisinya lemah sejak seminggu lalu. Di rumah sakit dapat infus stadium 4. Menunggu pulih untuk kemo. Tapi nyatanya tidak sempat,” ucap Bintang.

Kondisi itu juga membuat lambung Sirikit Syah makin lemah. Sebab lambungnya tak dapat mencerna makanan apapun. ”Dirawat seminggu 2 hari. Lalu meninggal di ICU,” terang Bintang.

Sebelumnya, jurnalis senior Sirikit Syah atau Hernani meninggal dunia, Selasa (26/4). Sirikit Syah berpulang di Rumah Sakit Haji, Surabaya, sekitar pukul 06.30 WIB.

Kabar duka itu didapatkan dari Facebook penulis Wina Bojonegoro. Kabar itu juga beredar di pesan grup WhatsApp alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi -Akademi Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS).

Sirikit Syah juga menjadi salah satu dosen di kampus itu. Sehingga kabar itu banyak didapatkan dan diteruskan oleh mahasiswa dan alumnus.

”Telah berpulang Ibu Hernani Sirikit Syah pagi ini. Rumah duka Jalan Rungkut Asri Timur VII No 8 Surabaya. Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisiNya. Al Fatihah,” tulis Wina Bojonegoro.

Sirikit Syah lahir di Surabaya, Jawa Timur, 1960. Dia dikenal menjadi wartawan senior sejak 1984–2007. Sirikit Syah juga merupakan penyintas kanker yang bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker payudara. Selain menjadi akademisi, dia juga menjadi pendiri Sirikit School of Writing (SSW).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore