
Photo
JawaPos.com–Beberapa perguruan tinggi di Indonesia telah banyak yang menerapkan perkuliahan tatap muka. Termasuk Universitas Airlangga (Unair).
Melalui SE Nomor 1082/UN3.3/PK/2022 diumumkan tentang aturan pelaksanaan perkuliahan tatap muka 100 persen. Direktur Pendidikan Universitas Airlangga Sukardiman mengatakan, skema perkuliahan tatap muka sudah diatur dalam tiga tahap. Yakni persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan.
Secara khusus, beberapa peraturan di antaranya adalah memiliki penanggung jawab (PJ) setiap kelas. Tugasnya sebagai satgas Covid-19 (mengingatkan anggota kelas agar tertib dan tidak bergerombol).
”Mahasiswa harus dalam kondisi sehat, seperti halnya, suhu tubuh kurang dari 37,5 derajat celcius. Minimal bukti vaksin lengkap dua dosis atau swab antigen negatif H-1 sebelum jadwal kelas. Mahasiswa memiliki aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan screening dan scan barcode masuk (check-in) dan keluar (check-out),” kata Sukardiman dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Senin (28/3).
Kemudian untuk tahap pelaksanaan, lanjut dia, seluruh mahasiswa dianjurkan makan terlebih dahulu dan datang 30 menit sebelum jadwal. Mahasiswa wajib memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa perlengkapan peralatan pribadi (seperti alat salat dan peralatan tulis).
”Sebelum memasuki ruangan, mahasiswa wajib pengecekan suhu. Apabila dua kali pengecekan, hasilnya menunjukkan lebih dari 37 derajat celcius mahasiswa belum diperkenankan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut. Selanjutnya, scan barcode PeduliLindungi sebagai tanda check in. Lalu, scan barcode cybercampus sebelum sesi kelas berlangsung,” papar Sukardiman.
Dia menjelaskan, mahasiswa wajib datang ke kampus 30 menit sebelum jadwal, untuk ketertiban alur masuk ruang kelas. Sterilisasi ruangan akan selalu dilakukan selama 20 menit, setiap pergantian sesi.
Mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan, dilarang berkerumun di sekitar kampus. Sehingga ada physical distancing dan tidak ada klaster kampus.
”Mahasiswa melakukan scan barcode PeduliLindungi sebagai tanda check out. Setiap kelas harus saling bertanggung jawab dan saling mengingatkan ketertiban anggota selama dan setelah perkuliahan,” papar Sukardiman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
