Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 13.45 WIB

Dampak KA Pandalungan Anjlok, Stasiun Gubeng Surabaya Dipadati Ratusan Penumpang yang Ingin Refund Tiket

Antrean penumpang yang hendak melakukan refund tiket di Stasiun Gubeng (FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA) - Image

Antrean penumpang yang hendak melakukan refund tiket di Stasiun Gubeng (FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com - Akibat dampak dari KA Pandalungan relasi Stasiun Jakarta Gambir - Surabaya - Jember anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin, pada Minggu (14/1) siang Stasiun Gubeng dipadati oleh ratusan calon penumpang yang melakukan pembatalan tiket (refund).

Para penumpang sebelumnya tidak mengetahui terkait adanya penundaan keberangkatan KA menuju daerah yang terdampak anjloknya KA Pandalungan.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh salah satu penumpang KA bernama Fatih yang hendak pulang ke Banyuwangi dengan menggunakan KA Sritanjung.

Namun dirinya tidak mengetahui bahwa ada perubahan pola operasi KA akibat kecelakaan KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin.

"Ya tahunya diberitahu oleh petugas ketika saya tiba di Stasiun Gubeng kalau KA Sritanjung jurusan Banyuwangi gak beroperasi karena ada KA yang ambles (anjlok) di Tanggulangin," ungkap Fatih seperti dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group) pada Senin (15/1).

Selanjutnya Fatih diminta oleh petugas loket untuk melakukan pembatalan tiket (refund).

Akhirnya Fatih harus menunggu antrean panjang untuk mendapatkan kompensasi berupa pengambilan uang 100 persen dari pembatalan tiket tersebut.

"Ya uangnya dikembalikan 100 persen," ujarnya.

Bahkan Fatih mengaku jika dirinya tidak mengetahui bahwa PT KAI Daop 8 Surabaya memberikan fasilitas bus untuk penumpang yang akan melanjutkan KA di Stasiun Bangil.

"Ya kata petugas kalau mau naik KA ke Banyuwangi harus ke Stasiun Bangil, tapi gak ada bus yang mengangkut ke Bangil. Bingung juga sih gak tahu naik apa sekarang," tuturnya.

Pengalaman serupa juga dialami oleh Rinda, salah satu penumpang yang baru mengetahui informasi tersebut ketika hendak boarding tiket.

"Gak diberi tahu lewat WhatsApp juga, tahunya dari petugas pas sudah di sini. Bingung juga," ungkap Rinda.

Diketahui juga bahwa sempat ada penumpang yang mengamuk lantaran loket yang buka hanya satu dikarenakan ada petugas yang melayani antrean tersebut sedang istirahat.

Namun emosi dari penumpang tersebut untungnya bisa segera diredam oleh petugas keamanan setempat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore