Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Maret 2022 | 06.18 WIB

Surabaya Laksanakan PTM 100 Persen Seperti Sebelum Pandemi

Overkapasitas di rutan Surabaya. Humas Kemenkumham Jatim - Image

Overkapasitas di rutan Surabaya. Humas Kemenkumham Jatim

JawaPos.com–Minggu depan, seluruh siswa SD dan SMP di Kota Surabaya akan masuk sekolah atau mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) seperti sediakala. Artinya, seluruh siswa dalam satu kelas akan masuk secara bersamaan tanpa ada sif seperti masa sebelum pandemi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebijakan itu akan berlangsung mulai Senin (28/3). Kebijakan itu bisa dilakukan karena Surabaya sudah masuk dalam kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1.

”Alhamdulillah Surabaya sudah level 1. PTM 100 persen Insya Allah sudah diperintahkan nanti ke Pak Yusuf (Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya),” kata Eri ketika ditemui di Convention Hall Kota Surabaya, Kamis (24/3).

PTM 100 persen baru bisa dilaksanakan minggu depan karena Pemkot Surabaya harus melaukan sosialisasi kepada orang tua dan sekolah.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh memastikan pihaknya sedang melakukan evaluasi dan persiapan. Arahan wali kota akan didiskusikan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

”Kita sudah evaluasi lagi. Mulai dari kondisi anak dan ketahanannya. Kami mulai sosialisasi, maksimal Senin (28/3) sudah siap semua jadi sosialisasi dulu karena sekolah harus ngomong ke orang tua. Karena jumlahnya (sekolah) banyak,” ujar Yusuf.

Dia memastikan, teknis PTM dengan kapasitas 100 persen akan kembali ke masa sebelum pandemi. Artinya, tidak ada sif seperti PTM yang diberlakukan pada masa pandemi.

”Langsung 100 persen nggak ada sif seperti sebelum pandemi. Maksimal 6 jam. SD masuk pukul 07.00, SMP masuk pukul 06.30 WIB,” jelas Yusuf.

Pembelajaran akan berlangsung selama Senin–Jumat. Namun, pihaknya tidak memaksa siswa yang tidak mendapatkan izin dari orang tua. ”Ini (PTM) 100 persen full harus ada izin orang tua karena lihat kemampuan anak,” kata Yusuf.

Dia memastikan protokol kesehatan masih menjadi prioritas utama selama PTM berlangsung. Siswa yang akan masuk sekolah tetap melakukan cek suhu dan dilarang melepas masker.

”Wajib prokes untuk menghindari klaster sekolah. Tetap diperkuat lagi mulai dari siswa datang, cek suhu, begitu,” ucap Yusuf.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore