Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Maret 2022 | 23.30 WIB

Mendekat dan Terus Bertambah, Fasilitas Kesehatan untuk Warga Sidoarjo

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Fasilitas kesehatan (faskes) untuk warga Sidoarjo terus bertambah. Kemarin (17/3) Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meresmikan Puskesmas Tarik 2. Satu di antara tiga pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang selesai dibangun tahun lalu itu sudah dapat melayani masyarakat.

Selain Puskesmas Tarik 2, puskesmas anyar yang bakal diresmikan adalah Puskesmas Tambakrejo di Kecamatan Waru dan Puskesmas Wonokasian di Kecamatan Wonoayu. Dua puskesmas itu rencananya diresmikan pekan depan secara bergantian.

Anggaran untuk membangun satu gedung puskesmas awalnya Rp 7,5 miliar. Namun, pengerjaan puskesmas anyar tersebut berbiaya Rp 5,5 miliar. Sesuai penawaran pemenang lelang. Sementara itu, alat kesehatan dianggarkan sebesar Rp 2 miliar per puskesmas.

Tadinya, Puskesmas Tarik 2 merupakan puskesmas pembantu (pustu) dari Puskesmas Kemuning atau yang terkenal sebagai Puskesmas Tarik. Namun, puskesmas tersebut lantas dikembangkan sehingga bisa berdiri sendiri. Saat ini Puskesmas Tarik 2 tidak melayani rawat inap. Hanya rawat jalan.

Dengan demikian, sekarang Kecamatan Tarik memiliki dua puskesmas. ’’Sehingga dapat meng-cover jumlah penduduknya kurang lebih 69.564 orang,’’ kata Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros kemarin. Kecamatan Tarik memiliki 20 desa. Puskesmas Tarik 2 diproyeksikan bisa melayani warga di tujuh desa.

Sementara itu, Muhdlor menyatakan bahwa pembangunan Puskesmas Tarik 2 penting sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dia mendorong pelayanan kesehatan di tingkat bawah berjalan baik. Salah satu indikatornya, warga tidak sulit mengakses layanan kesehatan karena dekat dengan puskesmas.

Normalnya, satu puskesmas itu bisa meng-cover 30.000 warga. Sementara itu, jumlah penduduk di Kecamatan Tarik saat ini kurang lebih 69.564 orang. ’’Sehingga dibutuhkan minimal dua puskesmas,’’ ujar Muhdlor.

Pembangunan Puskesmas Tarik 2 tersebut juga merupakan bagian dari program peningkatan dan pemerataan kesehatan kepada masyarakat. Terutama bagi warga yang tidak mampu. ’’Kami pastikan lewat JKMM (jaminan kesehatan masyarakat miskin) akan tetap terlayani dan mendapatkan pelayanan utuh serta gratis,’’ lanjutnya.

Menurut Muhdlor, keberpihakan kepada masyarakat kecil terkait dengan pelayanan kesehatan di Sidoarjo menjadi prioritas utama. Guna menumbuhkan SDM unggul yang sehat dan siap berdaya saing harus dimulai dari bawah. Termasuk juga tentang lokus stunting yang diresmikan terkait dengan intervensi penambahan gizi di Kecamatan Tarik.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore