
Milza Dwifahira, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya yang ditemukan meninggal dunia di rumah kosnya.
JawaPos.com–Milza Dwifahira, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), ditemukan tewas di rumah kosnya di Kawasan Lidah Wetan, Surabaya barat, pada 11 Januari. Milza diduga terjatuh dari lantai 3 rumah kos tersebut.
Alumnus siswa SMA Negeri 1 Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, tersebut sempat dibawa ke rumah sakit dan mengalami koma. Berdasar informasi yang dihimpun, mahasiswi semester 6 jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu meninggal dunia sekitar pukul 13.00.
Untuk kebutuhan otopsi Polsek Lakarsantri, jenazah Milza pun dikirimkan ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. Informasi yang dihimpun JawaPos.com, Milza termasuk mahasiswi yang berprestasi.
Pada semester genap 2022/2023, Milza meraih beasiswa dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui Universitas Negeri Surabaya untuk bantuan UKT. Bahkan, dalam daftar penerima beasiswa itu, Milza termasuk ke dalam kelompok UKT 0 (nol).
Tak hanya itu, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya berusia 20 tahun itu juga pernah menjuarai Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada 2019. Mewakili SMA Negeri 1 Gapura, Sumenep, Madura, Milza keluar sebagai juara 2 tingkat nasional baca puisi. Dia mengalahkan siswa dari Lampung.
Sebelumnya, Milza Dwifahira, 20, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ditemukan tewas di rumah kosnya. Mahasiswi jurusan Sastra Indonesia itu tinggal di rumah kos Lidah Wetan, Lakarsantri.
Kapolsek Lakarsantri Kompol Akhyar mengatakan, saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Untuk jenazah masih dilakukan otopsi di RSUD Soetomo Surabaya.
”Korban meninggal sekitar pukul 13.00. Untuk penyebab meninggalnya masih diselidiki,” jelas Akhyar saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Informasi yang dihimpun, Milza diduga menginjak plastik yang digunakan untuk menutup lubang di lantai. Salah satu penghuni kos Melinda mengungkapkan, sempat terdengar suara bruk sekitar pukul 10.26.
”Waktu itu saya sedang tidur. Tapi terdengar suara kayak jatuh, bruk,” ucap Melinda.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
