
Fasad depan monumen KRI Nanggala 402 di Markas Koarmada II. (Rafika/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Monumen KRI Nanggala 402 diresmikan Kepala Staf Angkatan Laut KASAL Laksamana TNI Yudo Margono di markas Koarmada II, Sabtu (15/1). Monumen itu didirikan sebagai wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan KRI Nanggala 402 yang gugur pada April 2021 lalu.
KASAL Yudo berharap monumen tersebut menjadi pengingat kepahlawanan para prajurit yang tergabung dalam korpshiu kencana. Ia juga berharap monumen itu mampu menginspirasi TNI AL dalam pengabdian pada bangsa dan negara.
"Kehadiran monumen KRI Nanggala 402 di lingkungan Koarmada II diharapkan akan semakin menguatkan identitas Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan," kata dia.
Usai diresmikan, monumen KRI Nanggala 402 akan dibuka untuk umum. Monumen ini akan dibuka sebagai destinasi wisata sejarah, kemaritiman, dan wahana pembentukan karakter bangsa bahari. "Jadi keluarganya bila ingin mengenang bisa kesini. Tidak perlu ke Banyuwangi," ungkapnya.
Alasan Yudo memilih membangun monumen di Markas Koarmada II adalah karena bersebelahan dengan. pangkalan kapal selam. "Pangkalan kapal selam ada di sebelah sehingga KRI Nanggala nggak hilang begitu saja tapi masih jadi bagian dari korps Hiu Kencana," ujarnya.
Sementara itu, Kadisjarahal Laksamana Pertama TNI Supardi, ketua panitia pembangunan monumen mengatakan bahwa proses pembangunan monumen KRI Nanggala 402 dimulai dari tahap perencanaan konsep dan survey lokasi.
"Lalu peletakan batu pertama pada tanggal 3 Juni 2021. Tahap pelaksanaan dimulai pada 27 September sampai 10 Desember 2021 selama 75 hari. Tahap pengakhiran diresmikan hari ini," kata dia.
Monumen ini, dijelaskan Supardi terdiri dari 2 bagian. Bagian outdoor menunjukkan monumen dalam posisi berlayar dan persiapan Operasi.
"Landscape monumen memadukan unsur visual daratan dan perairan yang dikemas secara estetis dan dinamis. Maknanya adalah sebagai simbolis wilayah Nusantara serta wall memorial yang mengabdikan nama-nama pahlawan KRI Nanggala 402," ujarnyam
Pengunjung bisa masuk ke area indoor yang tepat berada di bagian dalam Monumen. Di area indoor tersebut, terdapat narasi, gambar, dan infografis yang menampilkan jejak pengabdian KRI Nanggala 402.
"Ada juga lintasan sejarah kapal selam TNI AL, termasuk foto profil komandan dari masa ke masa, serta profil 53 prajurit KRI Nanggala 402, dan proses evakuasi," pungkas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
