
Juara III KSH 2023 RW 01 Kelurahan Banjarsugihan.
JawaPos.com–Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, Kampung Surabaya Hebat tak sekadar event tahunan. Namun, juga cermin kebersamaan dan gotong royong dari tiap sudut kota. Melalui KSH pula, kampung-kampung makin maju dengan semangat keberlanjutan.
’’Kehebatan kampung tidak hanya dari bangunan fisik, namun juga kesejahteraan sosial, pendidikan, lingkungan yang bersih, dan kebersamaan yang terjalin,” ujar Armuji.
RW 01 Kelurahan Banjarsugihan mulai aktif berbenah pada pergelaran Surabaya Smart City 2021. Dari situ masyarakat mulai mengubah gaya hidup, terutama terkait pilah dan pilih sampah.
Pengelolaan sampah, UMKM, dan kampung wisata menjadi prioritas mereka dalam KSH 2023. ”Kampung kami memiliki proses pengolahan limbah plastik yang bekerja sama dengan perusahaan di Pasuruan. Jadi, kami kumpulkan sampah, kami punya mesin pres sendiri, lalu kami kirimkan ke PT tersebut,” jelas Ketua RW 01 Kelurahan Banjarsugihan Lukas Prastowo SE.
Kampung di Kecamatan Tandes itu juga memiliki program Taman Pangan Lestari. Setiap dasawisma membuat vertical garden yang dilombakan tiga bulan sekali.
Lalu, ada Kampung Jepang Bali yang mulai ramai dikunjungi. Pengunjung bisa menyewa kimono dan berfoto di spot menarik.
”Selain itu, kami menutup selokan dan difungsikan sebagai green house. Kami tempatkan juga UMKM di sana. Warga yang tidak punya pekerjaan kami tempatkan di sana untuk berjualan dan bisa mendapatkan penghasilan,” terang Lukas Prastowo.
Tanaman obat keluarga (toga) di RW 01 Kelurahan Banjarsugihan jenisnya hampir komplet. Bahkan, ada UMKM yang khusus meramu olahan toga seperti kunyit asam, kunyit putih, serta ramuan herbal.
”Tempat kami yang notabene kampung pinggiran ternyata bisa menunjukkan eksistensi di KSH 2023. Kami belum puas. Setidaknya bagaimana mengelola lingkungan ini supaya bisa menjadi lingkungan yang layak huni, ramah anak, dan bisa menjadi barometer di Surabaya Barat untuk edukasi tentang lingkungan. Insya Allah kami akan berusaha dan tetap konsisten mengelola lingkungan,” papar Lukas Prastowo.
Lukas menambahkan, tanpa gotong royong warga, pengurus, ketua RT, dan ketua RW, kegiatan tersebut tidak akan berjalan mulus. Trofi juara III KSH 2023 yang diraih adalah milik warga. (ree/nof/c9/ran)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
