
Ilustrasi Suroboyo Bus melintas di depan Balai Kota Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat memastikan Pemkot Surabaya akan menambah kembali armada feeder. Total sebanyak 36 unit yang direncanakan beroperasi tahun depan.
Sebanyak 36 unit feeder tersebut akan diuji coba menggunakan angkutan Kota Surabaya yaitu lyn V, DA, dan O. Itu untuk memudahkan masyarakat yang ingin naik Suroboyo Bus terkoneksi ke shelter terdekat.
”Ada tiga rute, V, DA, dan O, yang demand-nya tinggi dan ketua lyn sudah setuju dan sesuai dengan program rerouting (pengaturan ulang rute) kita karena saat ini tidak semua angkutan relevan dengan perkembangan kota,” kata Irvan, Rabu (13/10).
Dalam tahap awal sosialisasi keberadaan feeder, Dishub yang akan menciptakan pilot project sebelum kemudian dilakukan skema buy the service (BTS).
Sistem buy the service (BTS) yang digagas Kementerian Perhubungan adalah sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada pihak operator angkutan umum. Sehingga kualitas pelayanan angkutan umum khususnya angkutan perkotaan dapat ditingkatkan.
”Sementara kami yang memberi contoh, kan ada Suroboyo Bus. Kita memberikan layanan, kita adakan dulu juga armadanya seperti HiAce. Nanti kita lelang kalau sudah jalan demand-nya berapa, pendapatannya berapa, SOP seperti apa. Langkah berikutnya adalah skema BTS,” ujar Irvan.
Dia memastikan road map dan masterplan operasional feeder sudah ada. Tinggal menghitung berapa kemampuan anggaran untuk itu.
”Seperti intelligence transportation itu masterplan-nya 2010 baru tunas tahun kemarin. Semua simpang sudah bisa terintegrasi. Jadi ini butuh anggaran yang besar,” jelas Irvan.
Lalu untuk moda transportasi autonomous rail rapid transit (ART), menurut Irvan, sudah masuk tahap blue print perencaaan. Salah satu yang akan dilalui ART adalah rute Bangkalan-Pasar Turi yang akan terkoneksi dengan angkutan kota.
”Kami sudah siapkan baik Suroboyo Bus atau BTS tahun depan. Kemudian feeder itu semua kami konektivitaskan dengan fasilitas pejalan kaki, jalur sepeda, transportasi sungai, termasuk wisata belanja religi maupun sejarah,” papar Irvan.
Irvan menjelaskan, pengadaan bus operasional melalui program BTS saat ini sedang dalam proses kerja sama dengan tiga kementerian. Total terdapat 11 rute yang direncanakan menjadi jalur yang dilewati bus tersebut tahun depan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
