Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Oktober 2021 | 03.17 WIB

36 Feeder Siap Beroperasi di Surabaya Tahun Depan

Ilustrasi Suroboyo Bus melintas di depan Balai Kota Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos - Image

Ilustrasi Suroboyo Bus melintas di depan Balai Kota Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos

JawaPos.com–Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat memastikan Pemkot Surabaya akan menambah kembali armada feeder. Total sebanyak 36 unit yang direncanakan beroperasi tahun depan.

Sebanyak 36 unit feeder tersebut akan diuji coba menggunakan angkutan Kota Surabaya yaitu lyn V, DA, dan O. Itu untuk memudahkan masyarakat yang ingin naik Suroboyo Bus terkoneksi ke shelter terdekat.

”Ada tiga rute, V, DA, dan O, yang demand-nya tinggi dan ketua lyn sudah setuju dan sesuai dengan program rerouting (pengaturan ulang rute) kita karena saat ini tidak semua angkutan relevan dengan perkembangan kota,” kata Irvan, Rabu (13/10).

Dalam tahap awal sosialisasi keberadaan feeder, Dishub yang akan menciptakan pilot project sebelum kemudian dilakukan skema buy the service (BTS).

Sistem buy the service (BTS) yang digagas Kementerian Perhubungan adalah sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada pihak operator angkutan umum. Sehingga kualitas pelayanan angkutan umum khususnya angkutan perkotaan dapat ditingkatkan.

”Sementara kami yang memberi contoh, kan ada Suroboyo Bus. Kita memberikan layanan, kita adakan dulu juga armadanya seperti HiAce. Nanti kita lelang kalau sudah jalan demand-nya berapa, pendapatannya berapa, SOP seperti apa. Langkah berikutnya adalah skema BTS,” ujar Irvan.

Dia memastikan road map dan masterplan operasional feeder sudah ada. Tinggal menghitung berapa kemampuan anggaran untuk itu.

”Seperti intelligence transportation itu masterplan-nya 2010 baru tunas tahun kemarin. Semua simpang sudah bisa terintegrasi. Jadi ini butuh anggaran yang besar,” jelas Irvan.

Lalu untuk moda transportasi autonomous rail rapid transit (ART), menurut Irvan, sudah masuk tahap blue print perencaaan. Salah satu yang akan dilalui ART adalah rute Bangkalan-Pasar Turi yang akan terkoneksi dengan angkutan kota.

”Kami sudah siapkan baik Suroboyo Bus atau BTS tahun depan. Kemudian feeder itu semua kami konektivitaskan dengan fasilitas pejalan kaki, jalur sepeda, transportasi sungai, termasuk wisata belanja religi maupun sejarah,” papar Irvan.

Irvan menjelaskan, pengadaan bus operasional melalui program BTS saat ini sedang dalam proses kerja sama dengan tiga kementerian. Total terdapat 11 rute yang direncanakan menjadi jalur yang dilewati bus tersebut tahun depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore