Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Oktober 2021 | 16.48 WIB

Joko Belajar Buat Uang Palsu dari Tutorial Menyablon

MODUS: Uang palsu yang dilapisi uang asli untuk menipu korban. (Dimas Maulana/Jawa Pos) - Image

MODUS: Uang palsu yang dilapisi uang asli untuk menipu korban. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

JawaPos.com - Joko Sugiarto belajar membuat uang palsu (upal) secara otodidak. Dalam penyidikan, pria 56 tahun itu mengaku mempelajari caranya cukup dari YouTube. Dia menjadikan video tutorial menyablon sebagai dasar membuat upal.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menuturkan, teknik menyablon itu selanjutnya diterapkan ke kertas buram oleh tersangka. ”Model pembuatannya cukup sederhana,” ujarnya.

Joko, kata dia, sebenarnya bukan tukang sablon. Dia sengaja mempelajari cara menyablon untuk membuat upal. ”Kebetulan ada pendananya,” jelasnya. Arso Suprantiyo, pendana itu, adalah salah seorang temannya.

Mereka berdua awalnya coba-coba mengedarkan upal sendiri. Yang disasar adalah pedagang kecil. ”Modusnya membeli sesuatu pada malam hari. Dengan harapan, kualitas uang tersamarkan,” terangnya.

Gatot menerangkan, aksi coba-coba itu berhasil. Arso sebagai pendana kemudian merekrut tiga orang untuk mengedarkan lebih banyak upal. Yakni, Ahmad Untung Wijaya, Ali Agung, dan Ari Susanto.

”Modus mengedarkannya diganti. Bukan lagi membeli. Namun, menjual upal secara langsung,” tuturnya. Komplotan itu memakai sistem penjualan satu banding tiga. Upal Rp 3 juta ditukar Rp 1 juta asli.

Jejak penjualan upal kelompok itu saat ini sedang ditelusuri penyidik. Hanya, Gatot memastikan mereka beraksi sejak sepuluh bulan terakhir. Dia menduga, upal yang diedarkan tidak sedikit.

Dugaan itu bukan tanpa alasan. Gatot mengatakan, barang bukti upal yang disita dari kelima tersangka cukup banyak. Nominalnya mencapai Rp 3,7 miliar.

Bisnis mereka awalnya terendus di Banyuwangi. Di sana, petugas menangkap Ari Susanto yang akan bertransaksi upal. Pengusutan kasus itu lantas dikembangkan. Empat anggota komplotan tersebut kemudian ditangkap.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore