Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juli 2021 | 01.26 WIB

Insentif Nakes Surabaya Periode 2020–2021 Cair

GARDA TERDEPAN: Sejumlah tenaga kesehatan beristirahat sejenak di sela melaksanakan tugas uji swab massal. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

GARDA TERDEPAN: Sejumlah tenaga kesehatan beristirahat sejenak di sela melaksanakan tugas uji swab massal. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mencairkan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang yang melayani pasien Covid-19 di Kota Pahlawan periode Oktober–Desember 2020 dan Januari–Juni 2021.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara memastikan dana insentif untuk nakes periode 2020 sudah dicairkan pemkot dan ditransfer ke rekening masing-masing sejak Jumat (9/7). ”Iya, sudah. Silakan dicek rekeningnya masing-masing. Sudah kita lunasi yang 2020,” tutur Febriadhitya Prajatara pada Senin (26/7).

Sedangkan untuk insentif pelayanan Covid-19 periode Januari–Juni, kata dia, sudah mulai mencairkan sejak Jumat (23/7) dan paling lambat dicairkan pada hari ini (26/7).

Febri mengaku pemkot sudah menganggarkan dana insentif sekitar Rp 89 miliar pada 2021. Namun, tidak menutup kemungkinan ada penambahan anggaran untuk dana insentif pelayanan Covid-19.

”Jadi, total untuk anggaran dana insentif nakes itu sekitar Rp 89 miliar,” terang Febriadhitya Prajatara.

Insentif diberikan kepada nakes mulai dari puskesmas hingga rumah sakit umum daerah (RSUD). Mereka yang menerima insentif ini sudah bekerja banting tulang untuk melayani pasien Covid-19 di Kota Surabaya.

”Ini diberikan untuk nakes yang melayani Covid-19,” ujar Febriadhitya Prajatara.

Keterlambatan pencairan dana insentif pelayanan Covid-19, menurut Febriadhitya Prajatara, karena Pemkot Surabaya harus melakukan proses refocusing anggaran terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, dia berharap kepada nakes pelayanan Covid-19 agar dapat mengerti dan memahami adanya proses refocusing anggaran itu.

”Saya harap semua bisa mengerti bahwa proses anggaran itu bila tidak dianggarkan sedari awal, ya tidak bisa. Sehingga harus melalui proses refocusing dan revisi anggaran,” tutur Febriadhitya Prajatara.

Dia berjanji, pelayanan Covid-19 untuk nakes akan diberikan tiap bulan. Melalui insentif tersebut, diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi nakes yang sedang berjuang sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan.

”Insentif ini untuk selanjutnya diharapkan dapat diberikan setiap bulan kepada nakes,” terang Febriadhitya Prajatara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore