
Kapal pesiar MS Viking Orion membawa 867 turis mancanegara saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
JawaPos.com–Jumlah kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, melonjak selepas pandemi Covid-19. Kunjungan kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara ke Surabaya itu dipastikan bertambah pada tahun depan.
Sejauh ini, kapal pesiar yang sudah bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, berjumlah lima unit kapal di tahun 2022. Kemudian sepanjang 2023 hingga November, terdapat enam kapal pesiar yang sudah bersandar.
Melansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group) pada Rabu (29/11), hingga Desember dan tutup 2023 akan bertambah lagi jumlah kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menjadi total 11 unit kapal. Kapal pesiar itu membawa wisatawan mancanegara.
General Manager (GM) Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Dhany Rachmad Agustian membenarkan bahwa kenaikan jumlah kapal pesiar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sangat signifikan pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2022, pemerintah masih belum memperbolehkan kedatangan kapal pesiar ke Indonesia karena pandemi Covid-19.
”Tercatat, sejak 2022 jumlah kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak naik pesat. Tahun ini sudah enam kapal pesiar yang sandar di Tanjung Perak hingga akhir November,” ujar Dhany.
Selain itu, kata Dhany, akan ada lima kapal pesiar yang dijadwalkan bakal bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hingga Desember sebagai penutup 2023.
”Jadi, secara keseluruhan total kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sepanjang 2023 sebanyak 11 kapal. Terjadi peningkatan yang pesat dibandingkan 2022 yang hanya mencapai lima unit kapal,” papar Dhany Rachmad Agustian.
Dhany memastikan pada 2024 ada 15 kapal pesiar dengan membawa wisatawan mancanegara yang sudah terjadwal akan mengunjungi Surabaya. Sejumlah kapal pesiar tersebut telah memesan slot antrean untuk bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak tahun depan.
”Kunjungan kapal pesiar di Tanjung Perak naik hingga tiga kali lipat,” ungkap GM Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Dhany Rachmad Agustian.
Dalam kunjungannya, para wisatawan mancanegara yang tiba diajak untuk berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kota Surabaya. Seperti Jalan Tunjungan, Tugu Pahlawan, hingga Kawasan Kota Lama.
Tak hanya berkeliling Surabaya, biasanya mereka juga diajak untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata heritage di kota terdekat, seperti candi-candi di Trowulan, Mojokerto.
Kedatangan wisatawan mancanegara ke Surabaya tersebut, memiliki dampak positif di sektor ekonomi terhadap pelaku UMKM dan masyarakat kampung binaan Pelindo. Para pedagang biasanya mempromosikan dan menjual aneka produk dan souvenir untuk para wisatawan mancanegara.
”Dengan kunjungan wisata mancanegara, otomatis mendorong peningkatan penjualan produk UMKM,” papar Dhany.
Sementara itu, kapal pesiar MS Viking Orion yang membawa 867 wisatawan mancanegara bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada 17 November. Rencananya, Kapal MS Westerdam dari Belanda disusul MS Regatta dari Norwegia dijadwalkan mengunjungi Surabaya pada akhir November.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
