
Warga antre untuk membeli produk penunjang kesehatan di salah satu apotek di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/7/2021). Menurut warga dilokasi tersebut antrian terjadi semenjak lonjakan kasus Covid-19, akibat langkanya alat kesehatan s
JawaPos.com - Obat dan multivitamin menjadi barang buruan yang kini banyak dicari masyarakat. Terutama jenis-jenis yang dipercaya ampuh untuk melawan virus Covid-19. Ketersediaan obat dan multivitamin di beberapa apotek Surabaya mengalami kekosongan.
Raka Pratama, contohnya. Dia sudah berkeliling ke tiga apotek di kawasan Surabaya Timur. Dia berburu vitamin D3 yang disebut-sebut menjadi kebutuhan utama pasien Covid-19. Namun, dua jam mencari ke sana kemari, stok vitamin itu kosong. Apotek kehabisan stok. ’’Ada teman saya yang terpapar dan positif Covid-19. Katanya vitamin D3 ini bisa membantu pemulihan. Tapi, sudah mencari, stoknya kosong semua,” ucapnya lesu.
Dia menceritakan, beberapa apotek memberikan opsi lain vitamin yang dia butuhkan. Raka mengatakan, apotek mengklaim rekomendasi vitamin dan obat yang ditawarkan memiliki efek sama dengan vitamin D3, bahkan lebih.
’’Ada yang nawari paket obat untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dengan harga terjangkau. Namun, saya tidak berani beli karena belum tahu manfaatnya seperti apa,” katanya sambil berlalu dan mencari rujukan ke apotek lain.
Raka adalah salah seorang yang Kamis (8/7) berusaha mencari multivitamin yang dia butuhkan. Dari pantauan Jawa Pos, kondisi beberapa apotek di Surabaya Timur memang lebih ramai daripada biasanya. Rata-rata pembeli mencari multivitamin, obat antivirus, dan obat demam.
Deretan obat yang mereka beli adalah jenis yang biasa digunakan untuk penanganan Covid-19.
Meskipun banyak di antaranya yang tidak terpapar Covid-19, mereka tetap memilih membeli. Alasannya, obat itu dijadikan sebagai cadangan bila sewaktu-waktu terpapar.
Sementara itu, Manajer Farmasi Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Yulistiani mengatakan, masyarakat seharusnya tidak sampai panic buying dengan membeli multivitamin berlebih. Sebab, imunitas tubuh sudah bisa melawan penyakit apa pun.
’’Nah, di sini kekebalan tubuh bisa diperkuat dengan makanan yang kaya gizi seperti buah dan sayur,” jelasnya.
Terkait aksi beli yang dilakukan masyarakat, Yulis mengingatkan agar ada batasan dalam mengonsumsi vitamin. Sebab, kelebihan vitamin bakal menimbulkan masalah baru bagi tubuh. ’’Lebih baik menghindari masalah psikologis seperti stres yang bisa membuat imunitas tubuh menurun,” ujar dosen Fakultas Farmasi Unair tersebut.
Baca Juga: Sebulan, Pasien Aktif Covid-19 di Jatim Naik Lima Kali Lipat
Memang, selain multivitamin, kekosongan beberapa obat antivirus di apotek juga terjadi. Yulis mengatakan, rumah sakit ikut terimbas. Distributor obat mengaku stok obat lebih dulu diborong masyarakat. ’’Sempat seperti itu karena ada permintaan yang meningkat. Kemudian ada bantuan dari dinas kesehatan yang memberikan antivirus ke kami. Sampai sekarang stok di RSUA masih aman,” ucap kepala Pengembangan Profesi Apoteker Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Hisfarsi) Cabang Jatim itu.
Dia mengungkapkan, dalam hal ini apotek harus bisa bersikap tegas. Yakni, membatasi pembelian obat yang diajukan masyarakat. Apalagi, jika tanpa resep dari dokter, hal itu harus bisa dicegah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
