Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 02.00 WIB

Relokasi Kampung Taman Pelangi, Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Anggaran Jumbo hingga Rp 81 Miliar

SIANG LANCAR, SORE MACET: Kendaraan melintas di bundaran Taman Pelangi kemarin (20/9). Pemkot berencana membangun FO atau underpass untuk mengurai kepadatan.

JawaPos.com – Pemkot Surabaya berencana merelokasi kampung Taman Pelangi atau kampung yang ada di Bunderan Bulog Surabaya. Pemkot Surabaya menyiapkan anggaran jumbo untuk ganti untung karena telah merelokasi rumah-rumah kampung Taman Pelangi.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati mengatakan, DPRD Surabaya bersama Pemkot Surabaya menyiapkan anggaran sejumlah Rp 81 miliar untuk pembebasan lahan pada 2024. Politikus PKS itu meminta agar anggaran itu harus diperhatikan betul di tahap pelaksanaannya.

Adapun APBN sejumlah Rp 200 miliar dianggarkan untuk penyelesaian kemacetan di Kawasan Ahmad Yani Bulog Surabaya. Sementara itu, sebesar Rp 81 miliar digunakan untuk merelokasi 22 rumah yang dihuni oleh 35 KK.

"Pemkot dan pemerintah pusat selain akan membangun fly over juga menyiapkan underpass sebagai opsi memecah macet di sana. Saat ini tengah finalisasi untuk dua opsi ini," papar Aning Rahmawati yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya itu.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya menangani arus kemacetan lalu lintas (lalin) di sejumlah kawasan. Yang terbaru, Kota Pahlawan berencana membangun underpass atau flyover untuk menanggulangi kemacetan di kawasan Bundaran Taman Pelangi, Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, bahwa saat ini pemkot masih menghitung besaran biaya terkait rencana pembangunan jalan penghubung tersebut. Selain itu, pihaknya juga masih menganalisis apakah kawasan itu lebih cocok dibangun underpass atau flyover (overpass).

 "Insya Allah ini masih kita sampaikan (bahas) antara flyover dengan underpass, tapi yang pasti dikerjakan tahun 2024. Tapi kita masih berdiskusi biayanya (lebih murah) mana sih antara flyover dan underpass," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (24/10).

Wali Kota Eri mengungkap bahwa pembangunan jalan penghubung di kawasan Bundaran Taman Pelangi tersebut, rencananya akan dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PPUR). Sedangkan biaya untuk pembangunannya sendiri akan dibebankan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "(Yang mengerjakan) dari Kementerian PUPR," ujar dia.

Ia memaparkan apabila jalan penghubung itu nanti dibangun underpass, maka secara otomatis Pemkot Surabaya harus terlebih dahulu mengubah aliran sungai. Sebab, di bawah bundaran Taman Pelangi terdapat sungai yang mengalir dari Jalan Injoko menuju ke Jalan Jemursari Surabaya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore