
Ilustrasi rumah pompa di Kedungbanteng.
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin wilayahnya dikepung genangan atau banjir di musim hujan mendatang. Karena itu, dia bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan membangun rumah pompa.
Kepala DSDABM Surabaya Lilik Harijanto mengatakan, saat ini, dalam proses pembangunan rumah pompa dan drainase. Tahun ini, Pemkot Surabaya membangun 6 rumah pompa dan lebih dari ratusan saluran drainase yang dibangun.
”Ada 60 saluran yang menjadi prioritas untuk pembangunan saluran. Ada 200 lebih pembangunan saluran lingkungan,” tutur Lilik.
Lilik menjelaskan, setelah dievaluasi kondisi saluran di permukiman atau lingkungan perlu adanya penyesuaian dimensi. Supaya saat hujan di saluran lingkungan dapat menerima aliran air.
”Dan, juga kami menyiapkan untuk saluran yang tidak terkoneksi dan menjadi terkoneksi dari saluran lingkungan terseier, sekunder sampai primer,” tambah Lilik.
Untuk saluran itu tersebar hampir di titik-titik wilayah Kota Surabaya yang membutuhkan pembangunan saluran di wilayah permukiman. Pembangunan saluran baru antara lain di saluran Kedungmangu, Kali Rungkut, Jagiran, Gresikan, Bronggalan 2, Manukan Lor, Manukan Utama, Tambak Deres, saluran tengah Ahmad Yani, Kedinding Lor, Dukuh Kupang 25, Dukuh Kupang 20, Jalan Randu, hingga Margorejo.
”Kalau 6 rumah pompa baru di MERR, Undaan, Gresikan, Bulak, Kebraon, dan Bozem Akuatik,” terang Lilik Harijanto.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
