Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Februari 2021 | 03.41 WIB

Selain Murah dan Cepat, i-Nose Minim Penyebaran Droplet

Alat deteksi Covid-19 I-Nose bikinan ITS Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Alat deteksi Covid-19 I-Nose bikinan ITS Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.comTesting dan tracing terus diupayakan banyak pihak. Salah satu inovasi yang muncul di bidang testing adalah i-nose c-19. Yakni alat deteksi positif Covid-19 melalui keringat.

Inovasi tersebut dikembangkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Senin (22/2), dua alat i-nose dihibahkan ke RSI Jemursari untuk digunakan pada pasien isolasi Covid-19 maupun yang melakukan tes via drive thru.

Atas hibah tersebut, Direktur RSI Jemursari Bangun Trapsilla Purwaka memberikan apresiasi. Dia menyebut, alat testing membutuhkan 3 poin utama.

”Pertama adalah murah. I-nose ini kan harganya di bawah 10 ribu. Jadi sangat meringankan pasien,” papar Bangun ketika ditemui usai acara hibah.

Selain itu, efektivitas atau waktu kerja. I-nose hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3,5 menit untuk menemukan hasilnya.  ”Praktis dan efisien. Jadi sambil menunggu hasil tes PCR, pasien bisa menggunakan alat ini,” ujar Bangun.

Menurut Bangun, pihaknya memilih I-nose ketimbang GeNose, alat deteksi Covid-19 yang diinisiatori Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta.

”GeNose baik, tapi kami takut menimbulkan masalah. Kami dari RS berpikir beda. I-nose inovasi luar biasa menjawab kesehatan. Pasien tetap pakai masker, kami dapat cairan ketiaknya,” ucap Bangun.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanat ITS Muhammad Nuh menambahkan, penggunaan I-nose memiliki keunggulan utama. Yakni cepat, 2–3 menit bisa disimpulkan positif negatifnya. Selain itu aman.

”Selang yang masuk ke ketiak itu kan aman. Baik yang dites untuk pasien positif maupun yang ingin tahu positif atau tidak,” tutur Nuh.

Dia menegaskan, I-nose tidak menggantikan tes PCR. ”PCR itu kan lama. Rupiahnya juga tinggi. Ini butuh penanganan cepat. Misal kalau dari proses PCR dan i-nose sama, bisa dipakai di depan. Kalau butuh diagnosa awal, ini sudah dapat,” ujar Nuh.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/MGnUecnS_sI

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore