Samsul Arif dan SAH menunjukkan hasil pemeriksaan mata kanan yang buta setelah dicolok kakak kelasnya dengan tusuk bakso.
JawaPos.com - Senin, 7 Agustus 2023 tidak akan pernah dilupakan oleh SAH. Di hari yang seharusnya dia bersenang-senang karena ikut lomba perayaan HUT Kemerdekaan RI itu justru menjadi petaka. Mata kanannya buta setelah dicolok dengan tusuk bakso oleh kakak kelasnya karena menolak memberikan uang.
Kepada Jawa Pos, siswi kelas II SDN 236 Gresik itu menceritakan kejadian nahasnya. Semua berawal ketika dia sedang melihat teman-temannya sedang lomba 17-an. Lalu, ada kakak kelas, laki-laki, yang biasa memalaknya memanggil namanya dari luar halaman sekolah. “Dipanggil, tidak tahu namanya, tapi tahu wajahnya,” ujar SAH.
SAH tahu, dia bakal dipalak. Tapi, seperti tak punya kuasa untuk melawan, SAH mendekat. Dia bersama kakak kelas itu lantas berjalan menuju sebuah lorong yang berada di dekat ruang guru dan ruang kepala sekolah. Untuk menuju ke sana, mereka melewati ruang satpam dan halaman sekolah.
Nah, di lorong itu sebenarnya ada CCTV. Kamera mengarah ke halaman sekolah. Jika ada yang lalu lalang, CCTV seharusnya tidak melewatkan setiap wajah. Namun, seperti diberitakan sebelumnya, CCTV pada hari itu entah kenapa tidak berfungsi. Jadi, tidak ada rekaman.
Di lorong itu, kakak kelas meminta uang SAH. Tetapi, dia tidak memberikan uang sakunya kepada kakak kelas itu. Peristiwa nahas itu lantas terjadi. Kakak kelas itu memulai aksinya dengan mengangkat telapak tangan SAH hingga menutupi muka.
Setelah itu, kakak kelas menusukkan tusuk bakso ke tangan SAH. Namun, ada satu tusukan yang masuk ke mata kanan SAH. Dia merasakan sakit yang luar biasa dan lari ke depan kelasnya. Yang dituju, keran air. SAH lantas membasuh muka dan mata yang mulai mengeluarkan darah. Dia menangis.
“Saya lalu ke kelas, duduk di bangku. Nangis,” imbuhnya. SAH belum tahu kalau tusukan itu berakibat fatal pada mata kanannya. Bahkan, SAH masih sempat ikut acara bersih-bersih kelas usai perlombaan. Saat itu, dari matanya sudah tidak mengeluarkan darah.
Dia merasakan ketidaknyamanan pada matanya saat bersih-bersih. Dia terus mengedipkan matanya untuk meredakan sakit. Teman-temannya bisa jadi tidak menyadari ada yang aneh dari mata kanan SAH. Sebab, tidak lagi ada darah, dan mata SAH terlihat normal.
Saat pulang sekolah, tetangga yang menjemput SAH melihat ada bercak darah di seragam. Saat itu dia bertanya kepada guru. Namun, tanpa memeriksa, guru menyebut itu bukan darah. “Katanya saos,” ujar ayah SAH, Samsul Arifin.
Ketika di rumah, SAH mengeluh tidak bisa melihat kepada ayahnya. Lantaran khawatir, dia memeriksakan mata anaknya ke rumah sakit. Dari RS Cahaya Giri Menganti, SAH dirujuk ke RSMM Jatim dan akhirnya ke RSUD dr Soetomo. Disitu dia dapat kepastian kalau ada kerusakan syaraf yang membuat mata kanan SAH buta permanen.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
