Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 September 2023 | 02.15 WIB

Polres Gresik Selidiki Kasus Mata Siswi SD Buta Dicolok Tusukan Bakso oleh Kakak Kelasnya

Siswi SDN di Menganti Gresik menjalani perawatan intensif usai matanya dicolok oleh kakak kelasnya. (Istimewa/Radar Gresik) - Image

Siswi SDN di Menganti Gresik menjalani perawatan intensif usai matanya dicolok oleh kakak kelasnya. (Istimewa/Radar Gresik)

JawaPos.com - Polres Gresik mengaku sudah menerima laporan orang tua kasus kekerasan siswi SD Menganti pada 28 Agustus 2023 lalu. Hingga kini (15/9) Satreskrim Polres Gresik sudah meminta keterangan dari 4 orang saksi.

"Kami akan mendatangi sekolah untuk memeriksa lokasi kejadian, dalam rangka melakukan proses penyelidikan lebih lanjut," ungkap Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan seperti dikutip Radar Gresik (Jawa Pos Grup), Sabtu (16/9).

Pihaknya juga berjanji akan mengunjungi rumah korban. Sekaligus menggali keterangan tambahan untuk memperkuat bukti dan petunjuk yang telah dihimpun. "Sekaligus memberikan pendampingan secara psikologis," katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Menganti, Iptu Ekwan mengatakan, pihaknya mendampingi penyidik unit PPA Satreskrim Polres Gresik.

"Penyidik PPA melakukan serangkaian penyelidikan dugaan adanya kejadian yang ada di sekolahan tersebut penyidikan gambaran awal lain-lain bisa ditanyakam penyidik PPA," ujarnya.

Sebelumnya, SAH, 8, siswa SD di Menganti harus mengalami kebutaan akibat dicolok menggunakan tusukan bakso oleh kakak kelasnya. Siswi kelas 2 SD di Menganti, Gresik ini menjadi korban kekerasan saat kegiatan lomba perayaan Agustusan di sekolahnya.

Karena sedang ada lomba, semua siswa berada di luar kelas. Para murid sedang semarak merayakan Agustusan dengan lomba. “Disitu berbaur semua,” kata Samsul, orang tua SAH.

Seketika SAH ditarik oleh siswa lain yang diduga kakak kelasnya ke sebuah lorong. Lokasinya di antara ruang guru dan pagar sekolah. Tidak banyak orang di lokasi itu. Di lorong tersebut, korban dimintai uang jajan secara paksa.

"Karena tidak mau, wajah anak saya ditutupi tangan kemudian tusuk bakso itu dicolok-colokan dari atas kebawah di bagian mata kanan anak saya," jelas Samsul.

Mendapat perlakuan itu, lanjut Samsul, putrinya yang ketakutan lari dan membasuh matanya dengan air. Tak disangka darah keluar dari mata kanan SAH. Kemudian putrinya mengusap matanya yang berdarah dengan seragam.

Pihaknya langsung merujuk putrinya ke Rumah Sakit Cahaya Giri Bringkang Menganti. Lalu dirujuk lagi oleh RS tersebut ke, RSSM Jawa Timur. Setelah itu dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya dan dinyatakan mengalami kebutaan. "Saya tidak terima dan malaporkan ke pihak Polres Gresik,"pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore