Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 September 2023 | 21.21 WIB

Pemkot Surabaya Mulai Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Tahap II

DKPP Kota Surabaya bersama PT Pos Indonesia dan Bulog salurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap II 2023 kepada keluarga penerima manfaat. - Image

DKPP Kota Surabaya bersama PT Pos Indonesia dan Bulog salurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap II 2023 kepada keluarga penerima manfaat.

JawaPos.com–Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya bersama PT Pos Indonesia dan Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap II 2023 kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Hal itu sesuai dengan instruksi presiden untuk mempercepat program penyaluran bantuan pangan beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, tahap I pada Juli, Pemkot Surabaya bersama PT Pos Indonesia dan Bulog telah menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah bagi 160.286 KPM di Kota Surabaya. Yakni masing-masing KPM mendapatkan bantuan berupa beras 10 kg.

”Tahap kedua ini, data yang diterima Bulog dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) bagi calon penerima manfaat masih bergerak, sementara adalah 69.667 se-Surabaya,” kata Antiek.

Antiek menjelaskan, penyaluran bantuan pangan tersebut guna menekan harga beras. Tim Pengendali Inflasi Daerh (TPID) Kota Surabaya rutin memantau perkembangan harga dan selalu rutin menggelar rapat evaluasi bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

”Dalam rapat setiap awal pekan itu, kami dipimpin Bapak Menteri Dalam Negeri Indonesia (Tito Karnavian). Selalu disampaikan bahwa program badan pangan adalah melalui penyaluran bantuan pangan (beras) ini,” jelas Antiek Sugiharti.

Dengan demikian, penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah tahap II 2023, dimulai di Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya. Antiek menyebut, data KPM Kecamatan Jambangan telah siap untuk dilakukan distribusi.

”Kita akan selesaikan. Tahap II ini akan kami selesaikan dalam 10 hari. Perhitungan kami kalau datanya sama seperti tahap I akan selesai dalam 10 hari, karena PT Pos juga menyampaikan bisa menyalurkan sebanyak 16.000 dalam sehari,” ujar Antiek.

Antiek memastikan, optimalisasi kualitas beras yang disalurkan adalah baik. Sebab, Pemkot Surabaya telah melakukan pengecekan sebelum disalurkan. ”Sebelum dibagikan sudah kita cek, ketersedian stok aman. Di luar itu, untuk menanggulangi inflasi, Bulog tetap menyuplai ke pasar maupun ke masyarakat,” tegas Antiek Sugiharti.

Sementara itu, Camat Jambangan Ahmad Yardo Wifaqo menyampaikan, pada tahap II penyaluran bantuan pangan beras di Kecamatan Jambangan diberikan kepada 854 KPM. Nanti, apabila terdapat penerima manfaat yang berhalangan hadir, Bulog mempersilakan anggota dalam satu KK mewakili pengambilan bantuan pangan beras.

”Ada beberapa yang berhalangan hadir karena sakit dan sudah lansia, lalu tidak ada keluarga yang mengantar atau mewakilkan, info dari Bulog boleh diwakilkan kalau anggota satu KK. Alhamdulillah kita dibantu juga oleh KSH (Kader Surabaya Hebat) pengantaran secara door to door,” kata Yardo.

Yardo menambahkan, sebelum melakukan penyaluran bantuan pangan beras secara door to door, Kecamatan Jambangan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. Jika ada perwakilan keluarga yang bisa mengambil bantuan pangan beras, tidak dilakukan penyaluran bantuan secara door to door.

”Tapi kalau tidak ada keluarga yang bisa membantu mengambil bantuan, akan kita distribusikan secara door to door. Lewat penyaluran bantuan ini, kami berharap bisa membantu meringankan kebutuhan KPM,” ujar Yardo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore