Direktur Utama RSUD Soewandhie Kota Surabaya Billy Daniel Messakh.
JawaPos.com–Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewandhie Kota Surabaya, memperketat pengawasan pembuangan limbah medis setelah dugaan pencurian limbah medis oleh salah satu petugas kebersihan di rumah sakit tersebut.
Direktur Utama RSUD Soewandhie Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh mengatakan, belum lama pihaknya mendapat laporan seorang pegawai kebersihan yang diduga mencuri limbah medis berupa jarum suntik dalam safety box (sampah medis) laboratorium di rumah sakit dan dibuang sembarangan.
”Saat itu ada laporan dari pelaksana sanitasi bahwa limbah domestik itu dibuang di TPS (Tempat Pembuangan Sampah) Tambak Rejo Surabaya,” kata Billy Daniel Messakh seperti dilansir dari Antara.
Mendapat informasi temuan sampah medis di TPS Tambak Rejo, Billy menyatakan, petugas sanitasi lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Kabag Umum dan Keuangan RSUD Soewandhie.
Billy menerangkan, petugas sanitasi kemudian berkoordinasi dengan IT untuk melihat rekaman CCTV kegiatan di sekitar area terdekat dengan Depo LB3 Lab RSUD Soewandhie. Hasil pantauan CCTV menunjukkan petugas kebersihan terlihat membawa kantong plastik hitam menuju tempat penyimpanan troli sampah.
Mendapati hal itu, pihak RSUD melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Namun sebelumnya, pihak RSUD juga telah memanggil tenaga kebersihan itu. Namun demikian, saat ditanya, pegawai itu tidak mengakui perbuatannya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya memperketat pengawasan pembuangan limbah medis. Hal itu dilakukan agar limbah medis tersebut tidak disalahgunakan mengingat adanya kandungan zat berbahaya.
Limbah dari bidang medis bisa digolongkan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berdampak negatif jika lingkungan dan makhluk hidup di dalamnya langsung terkontaminasi. Limbah medis itu bisa menyebabkan penyakit dan menyebabkan cedera karena mengandung zat atau agen berbahaya, seperti patogen, genotoksik, bahan kimia, atau obat beracun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
