
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memanen golden melon dan sayur-mayur bersama Kelompok Tani Kosagrha Lestari di RW 04 Medokan Ayu, Jumat (25/8).
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memanen ratusan golden melon dan sayur-mayur bersama Kelompok Tani Kosagrha Lestari. Panen dilakukan di RW 04 Kelurahan Medokan Ayu, Jumat (25/8).
Kelompok Tani Kosagrha Lestari RW 04 Medokan Ayu memanfaatkan lahan 900 meter persegi menjadi lahan produktif guna menghasilkan nilai ekonomi. Mereka mengajak warga untuk berperan aktif memanfaatkan lahan tersebut. Hasil panen pun dapat diputar untuk proses pembangunan kampung.
Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Tani Kosagrha Lestari yang sukses mengembangkan pertanian berkonsep urban farming. Sebab, Kelompok Tani Kosagrha Lestari memanfaatkan fasum (fasilitas umum) di Kelurahan Medokan Ayu sebagai tempat untuk menghasilkan tanaman dan perikanan yang bisa dikonsumsi warga. Mulai dari sayuran, buah, hingga ikan.
”Bahkan 120 buah melon sudah close order sudah habis dipesan. Tadi ketika saya memakan buah melon, itu adalah buah melon termanis yang pernah saya konsumsi,” kata Wali Kota Eri.
Eri meminta kepada DKPP Surabaya, lurah, dan camat, kembangkan urban farming, khususnya pada varietas golden melon. ”Kalau saya bilang ini manisnya bintang lima. Nanti kita kerja sama dengan semua hotel dan toko buah untuk dipasarkan di sana, sehingga ada koperasi. Nanti, koperasi lah yang menjual kepada hotel dan toko buah,” ujar Eri.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, Kelompok Tani Kosagrha Lestari masih terbilang muda. Mereka memiliki antusias dan semangat yang luar biasa dalam mengembangkan konsep urban farming.
”Kami memberikan pendampingan melalui PPL (penyuluh pertanian lapangan), kemudian membantu beberapa infrastruktur mulai dari media tanam, bibit, pupuk, hingga instalasi hidroponik kemudian. Selanjutnya dikembangkan hingga menjadi pertanian terpadu yang terintegrasi dengan pertanian, peternakan, dan perikanan seperti saat ini,” kata Antiek.
DKPP Kota Surabaya, lanjut dia, terus melakukan pendampingan, seperti pembukuan dan pemasaran hasil panen dengan hotel dan restoran. Selain itu, juga membantu dalam upaya pengembangan hasil panen.
Ketua Kelompok Tani Kosagrha Lestari RW 4 Medokan Ayu Pridha Nashari Rakhmatika mengatakan, mengembangkan urban farming di RW 04 Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya. Setiap harinya, mampu menjual sayur kale, bayam, kangkung, terong, gambas. Hasil panen melon dijual Rp 20.00 setiap kg.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
