
MEGAH: Potret flyover Aloha, Sidoarjo, kemarin (22/8). Rencana penutupan Jalan Raya Waru untuk pemasangan girder flyover Aloha yang dijadwalkan tanggal 24–26 Agustus sementara diundur.
JawaPos.com – Pemasangan erection girder di sisi timur SPBU Aloha mundur dari waktu yang ditetapkan. Hal itu membuat rencana penutupan Jalan Raya Waru sisi timur pada 24 Agustus juga ikut mundur.
Muhammad Sadikin, manajer konstruksi flyover (FO) Aloha, menjelaskan bahwa penutupan jalan diundur karena masih ada persiapan yang harus dimatangkan. Termasuk koordinasi dengan stakeholder terkait.
’’Jadwal bergeser menunggu informasi dan arahan dari BBPJN. Namun, saat pemasangan erection girder nanti dilakukan pengalihan arus lalu lintas di malam dan dini hari.
Tidak ada penutupan total 24 jam,’’ terang Sadikin. Penutupan akses itu bertujuan memberikan ruang manuver alat berat dan untuk keamanan area kerja.
Sadikin menyebut belum ada keputusan pasti terkait tanggal penutupannya. Namun, pihaknya mengupayakan pada akhir Agustus ini dilaksanakan pemasangan erection girder di atas Jalan Raya Waru tersebut.
Sembari menunggu persiapan, pekerja di lapangan melanjutkan pengecora n pelat jembatan. ’’Saat ini sudah tercor 16 bentang dari total 26 bentang,’’ kata Sadikin.
Satlantas Polresta Sidoarjo sudah memberikan izin jika ada penutupan jalan untuk pengerjaan proyek FO Aloha. Kepala Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polresta Sidoarjo Iptu Heri Nugroho mengatakan bahwa pihak kontraktor yang menggarap FO Aloha telah meminta izin.
’’Sudah ada komunikasi. Izin sudah diberikan, tapi rencananya diundur pemasangannya,’’ katanya.
Satlantas Polresta Sidoarjo sebenarnya sudah melakukan persiapan untuk penutupan dan rekayasa lalu lintas. Rencananya, nanti Jalan Raya Waru yang mengarah ke Gedangan akan ditutup mulai pukul 22.00 hingga 05.00.
’’Penutupan malam hari sampai subuh karena jumlah kendaraan yang lewat biasanya lebih sepi,’’ jelas Heri.
Sebelum ditutup pada pukul 22.00, akan ada empat sampai lima polantas yang berjaga di depan bekas restoran Aloha. Kendaraan yang akan lewat jalan tersebut dialihkan ke timur menuju Jalan Raya Juanda.
Kendaraan yang menuju Sidoarjo bisa melakukan putar balik di depan Masjid Jannatin Brigif 1 Marinir. Lalu, masuk menuju frontage road Gedangan. ’’Nanti ada petugas di titik rawan untuk mengarahkan agar masuk kiri di Jalan Raya Waru, juga di titik putar balik,’’ jelasnya. (uzi/eza/c6/aph)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
