
Pemkot bersama PD Pasar Surya menggelar kerja bakti di Pasar Keputran Utara pada Selasa (22/8).
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata dan merapikan Pasar Keputran. Itu dilakukan untuk mengubah wajah Pasar Keputran agar menjadi lebih bersih sehingga membuat pedagang maupun pembeli merasa nyaman.
Pemkot bersama PD Pasar Surya menggelar kerja bakti di Pasar Keputran Utara pada Selasa (22/8). Kerja bakti dilakukan mulai dari pembersihan sampah di dalam maupun luar pasar. Selain itu, dilakukan pengecatan gedung pasar dan perbaikan lampu penerangan.
Salah satu pedagang Pasar Keputran Utara Nawari, 58, mengaku senang pemkot melakukan penghalauan terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan dan jalur pedestrian kawasan Pasar Keputran.
”Alhamdulillah, saya mengharap (penertiban PKL) itu. Makanya saya juga menunggu, saya siap bantu kepala pasar kalau misal ada pedagang (PKL) mau naik ke atas (dalam pasar),” kata Nawari ditemui di sela giat kerja bakti.
Nawari mendukung upaya Pemkot Surabaya. Sejak mulai dilakukan penghalauan PKL pada Senin (14/8), kini wajah Pasar Keputran menjadi lebih bersih dan nyaman.
”Kan enak kalau (PKL) mau di atas. Kalau (PKL) naik ke atas lebih bagus itu, jadi lebih ramai di sini (Pasar Keputran). Tidak ada PKL di bawah (trotoar jalan), jadi lebih bersih sekarang,” ujar Nawari, yang sudah lebih dari 20 tahun berdagang di Pasar Keputran.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya M. Fikser menjelaskan, giat kerja bakti untuk memberikan rasa nyaman bagi pedagang dan pembeli. ”Pasca giat penghalauan, kita langsung evaluasi, mulai masuk untuk merapikan di dalam dan luar pasar,” kata M. Fikser.
Di dalam pasar, Fikser menyebut, pemkot menggerakkan sejumlah perangkat daerah (PD) untuk melakukan pembersihan sampah. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi yang ada di dalam pasar sebagaimana mestinya.
Selain memberikan rasa nyaman kepada pedagang dan pengunjung Pasar Keputran, Pemkot Surabaya juga melakukan tindakan tegas terhadap kendaraan yang melakukan bongkar muat liar di sepanjang kawasan Jalan Keputran. Kendaraan yang melakukan bongkar muat liar itu biasanya yang menyuplai barang dagangan kepada PKL. Hal itu mengakibatkan jalur pedestrian Jalan Keputran menjadi kotor.
Di samping menindak kendaraan yang melakukan bongkar muat liar, Pemkot Surabaya juga akan melakukan operasi yustisi kepada orang-orang di dalam Pasar Keputran. Menurut Fikser, operasi yustisi akan menyasar kepada orang-orang yang biasa tidur atau bertempat tinggal di dalam Pasar Keputran.
”Operasi yustisi dengan sasaran mereka yang bertempat tinggal di dalam pasar. Kita operasi yustisi untuk kemudian kita cek. Kemarin kami sisir ada lansia tinggal di sini. Hari ini ada dua, kemarin ketemu satu, kita serahkan ke Liponsos untuk dipulangkan ke daerah asal,” ucap Fikser.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
