
Kasus mutilasi di Jombang, Jawa Timur.
JawaPos.com – Polres Jombang, Jawa Timur, masih terus melakukan penyelidikan terkait temuan korban mutilasi tanpa kepala, di Desa Japanan, Mojowarno, Jombang, pada Jumat 4 Agustus 2023 lalu.
Berkaitan dengan itu, Polres Jombang diketahui telah menerima sebanyak enam laporan orang hilang, tak lama setelah ciri-ciri dari korban mutilasi tersebut diungkapkan ke publik pada pekan sebelumnya.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Aldo Febrianto, dalam keterangannya pada Jumat (11/8) lalu, mengatakan bahwa enam laporan tersebut datang dari lingkup Kabupaten Jombang sendiri namun dari kepolisian sektor (polsek) yang berbeda-beda.
“Dari inventarisir yang dilakukan, juga pendataan laporan di polres Jombang dan polsek Jajaran, ada 6 laporan orang hilang yang diterima,” kata Aldo, dikutip dari Radar Jombang (Jawa Pos Group), Senin (14/8).
Meski begitu, dari enam laporan yang dihimpun, hanya ada dua laporan yang dinilai sesuai dengan kriteria atau ciri-ciri dari korban mutilasi tersebut. Adapun dua laporan yang dimaksud, datang dari Polsek Diwek dan Polsek Tembelang.
Dijelaskan, bahwa laporan yang masuk ke Polsek Diwek adalah korban hilang sejak 4 Juli 2023. Sementara di Polsek Tembelang, korban dilaporkan hilang sejak 3 Juli 2023. Menindaklanjuti laporan tersebut, Aldo dan jajarannya bakal segera menyelidiknya.
’’Jadi dari enam laporan itu, yang perempuan dan masuk kriteria hanya dua. Rencananya penyidik akan memanggil keluarga pelapor itu untuk melakukan wawancara dan klarifikasi,” terangnya.
Adapun ciri-ciri korban mutilasi tanpa kepala yaitu:
- Berjenis kelami perempuan
- Tinggi badan 145 sampai dengan 158 cm
- Kulit sawo matang
- Rambut hitam halus panjang 33 cm
- Kaki jempol kanan pecah-pecah
- Telapak kaki pecah-pecah
- Perawakan kecil, tidak gemuk

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
