
Ungkapan duka cita atas berpulangnya Uskup Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono.
JawaPos.com–Awan duka menyelimuti warga keuskupan Katolik, terutama Surabaya. Warga Keuskupan Surabaya dan umat Katolik di seluruh Indonesia merasakan kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Uskup Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono.
Uskup Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono meninggal di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya pukul 10.29. Uskup Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono telah menunaikan tugas kepemimpinannya dengan penuh dedikasi dan kasih meninggalkan warisan yang tak terhapus dalam sejarah Gereja Katolik di Indonesia.
Uskup Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono lahir di Surabaya 26 September 1953. Mgr lahir dengan nama kecil Oei Tik Hauw 70 tahun lalu.
Pada 21 Januari 1982, ditahbiskan menjadi imam, Mgr memilih motto panggilan Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian. Supaya dia mengirim pekerja-pekerja untuk tuaian itu (Luk 10:3) dan Upahku ialah: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah (I Kor 9:18).
Dua motto itu mempunyai maksud perjuangan dan kerja keras dirinya menjadi seorang Imam meski seorang diri serta menjadi imam tidak boleh ada imbalan atau upah sebab Imamat merupakan tugas perutusan yang mulia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
