Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2020 | 01.59 WIB

Suroboyopedia: Bebek Purnama Tidak Buka Cabang sejak 28 Tahun

HABIS DALAM WAKTU EMPAT JAM: Tiap hari warung bebek Purnama ini menjual 35 ekor bebek dan 5 kilogram ayam. (Nurul Komariyah/Jawa Pos) - Image

HABIS DALAM WAKTU EMPAT JAM: Tiap hari warung bebek Purnama ini menjual 35 ekor bebek dan 5 kilogram ayam. (Nurul Komariyah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Nama Bebek Purnama sudah kesohor di Surabaya. Di beberapa jalan, terdapat warung yang memasang kain bertulisan Bebek Purnama. Menariknya, di lokasi aslinya, yakni halaman bekas bioskop Purnama, malah terpasang kain kuning bertulisan Bebek Purnama Tidak Buka Cabang.

Sang pemilik warung, Muhammad Ridho, merupakan generasi kedua. Dia melanjutkan usaha yang dibangun orang tuanya, Mardiyah dan Bachir, sejak 1992. Meski orang-orang menyebut warungnya sebagai Bebek Purnama yang pertama dan asli, Ridho mengaku bahwa keluarganya tidak pernah mengklaim hal itu.

’’Sejak awal, yang namanya Bebek Purnama ya di depan bekas Bioskop Purnama,’’ ujarnya saat ditemui pada Senin malam (6/1).

Dia menuturkan, sejak kali pertama, orang tuanya memang sudah berjualan olahan bebek dan ayam goreng di Jalan Pajajaran. Tepatnya, seberang Bioskop Purnama. Lantas, mereka memindahkan warungnya tepat di depan Bioskop Purnama pada 1997.

Ridho mengungkapkan, dalam sehari, dirinya bisa menghabiskan 35 bebek dan 5 kilogram ayam. Saat akhir pekan, stok bebek yang dimasak bertambah jadi 40 ekor. Pelanggan setianya datang dari Semarang hingga Jakarta. ’’Biasanya jam 20.00 sudah habis,’’ tuturnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore