Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2019 | 22.48 WIB

Daftar SIM, Pemohon Bisa Langsung Ujian Psikologi

Peserta mengikuti uji praktik SIM sistem elektronik di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa (10/12/2019). Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system - Image

Peserta mengikuti uji praktik SIM sistem elektronik di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa (10/12/2019). Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system

JawaPos.com - Peraturan baru sudah dimulai. Mengurus surat izin mengemudi (SIM) memerlukan hasil tes psikologi. Berbagai cara agar peraturan itu tidak menjadi beban tambahan bagi pemohon SIM pun disiapkan. Di antaranya, ruang ujian yang memadai sehingga pemohon tidak mengantre lama.

Menurut Silvester Stiven Moniaga, penanggung jawab tes psikologi yang digandeng Polda Jatim khusus untuk Surabaya, kapasitas ruang ujian yang dimiliki bisa dibilang cukup.

Di Jalan Perak Barat misalnya. Bangunan yang dipakai untuk tes psikologi terdiri atas empat lantai Nah, setiap lantai bisa menampung sekitar 100 orang. Dengan begitu, warga yang hendak mengikuti tes psikologi tidak perlu menunggu lama untuk ujian. ”Setelah daftar, bisa langsung ikut ujian,” katanya kemarin (17/12). ”Dari awal sudah dipikirkan,” lanjutnya.

Stiven menambahkan, tempat tes psikologi kedua di dekat SIM Corner Tunjungan Plaza (TP) juga memadai. Kapasitasnya mencapai 50 orang. ’’Cukuplah,” sebutnya.

Hanya, potensi antrean tetap ada. Kondisi tersebut mungkin terjadi ketika pemohon SIM datang berbarengan pada jam yang sama. Mereka otomatis harus bergantian mendaftar. ”Butuh waktu pastinya,” kata alumnus Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang tersebut. Di tempat tes Jalan Perak Barat, petugas pendaftaran terdiri atas tiga orang. Sementara itu, yang berjaga di TP dua orang.

Stiven punya cara untuk meminimalkan antrean panjang di loket pendaftaran. Jam operasional tes psikologi dibuka sejak pukul 06.30. Layanan dibuka sampai pukul 14.00. ”Dengan waktu yang semakin panjang, potensi antrean bisa berkurang,” ujarnya.

Disinggung soal biaya tes yang mulai dipatok pada pekan depan, dia menyebut pembayarannya tunai. Bukan transfer. Uang itu diserahkan saat pendaftaran. ”Masih awal. Bukan tidak mungkin ke depan pembayaran lewat rekening,” tuturnya. ”Ditujukan ke lembaga kami yang menjalin kerja sama dengan polda,” sambungnya.

Stiven menggaransi tidak ada pungutan liar (pungli) dalam proses ujian. Misalnya, menarik biaya di atas nominal yang sudah diputuskan. Dia mengaku sudah mewanti-wanti anggotanya untuk bekerja sesuai prosedur. ”Jika terbukti bermain, hukuman yang diterima tidak main-main. Langsung pecat,” tegasnya.

Kanit Regident Polrestabes Surabaya AKP Sigit Indra menambahkan bahwa hasil tes psikologi adalah salah satu syarat administrasi mengurus SIM. Jadi, pemohon sebaiknya bisa mengatur waktunya agar lebih efisien. Misalnya, melaksanakan tes kesehatan lebih dulu kalau memang terjadi antrean di tempat tes psikologi. ”Dipilih yang cepat saja,” ungkapnya.

Sigit menyatakan, tes psikologi itu menjadi keharusan. Dari ujian tersebut, emosi pemohon bisa diketahui. ”Mustahil bisa berkendara dengan baik kalau emosinya labil,” ucap polisi dengan tiga balok di pundak tersebut.

Menurut perwira yang akan promosi sebagai Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu, materi yang digali dalam tes psikologi sudah diatur dengan matang. Misalnya, penyesuaian diri saat berkendara. Dalam kondisi macet, pengendara harus tetap bisa menahan diri. ”Melanggar peraturan adalah awal dari sebuah kecelakaan,” katanya.

Sigit mengakui, dalam menjalankan tes psikologi, tidak tertutup kemungkinan muncul sebuah kendala . Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkala. Baik secara internal maupun bersama pengelola ujian. Tujuannya, mencari jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. ”Dalam prosesnya, akan ada perbaikan kalau memang dibutuhkan,” tuturnya

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore