
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Dite Surendra/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru pulang dari tugas luar negeri pekan lalu. Dia pun mengatakan belum mengikuti kabar tentang Adi Sutarwijono yang ditunjuk DPP PDI Perjuangan untuk menjadi ketua DPRD Surabaya. Namun, Risma berharap komunikasi antara pemkot dan DPRD bisa berjalan dengan baik.
Ketika ditemui setelah memberikan sambutan selamat datang untuk peserta program penanganan kawasan kumuh, Risma terkesan kaget saat diberi tahu bahwa Adi sudah diperintahkan DPP PDIP untuk jadi ketua dewan ’’Sudah, ta? Oh, iya ta?’’ tanya Risma. Dia menyatakan belum mengetahui kabar tersebut.
Namun, dia mengetahui bahwa penunjukan seorang kader menjadi ketua DPRD Surabaya merupakan keputusan DPP. ’’Aku ndak ngikuti, terus terang. Karena (pekan) kemarin di luar negeri,’’ ungkap Risma yang juga ketua DPP PDIP bidang kebudayaan.
Sementara itu, Awi saat ini juga menjabat ketua DPC PDIP Surabaya menggantikan Whisnu Sakti Buana. Whisnu masih menjabat wakil wali kota Surabaya mendampingi Risma. Hubungan antara wali kota sebagai eksekutif dan ketua DPRD sebagai legislatif bisa dibilang bermitra. Terlebih, dewan punya fungsi mengawasi eksekutif.
Lebih lanjut Risma menuturkan bahwa dirinya juga akan bersinergi dengan Awi sebagai ketua DPRD. Sebagaimana dengan pimpinan sebelumnya. ’’Karena kemarin-kemarin (pimpinan dewan sebelumnya, Red) juga bagus sinerginya,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Awi mengatakan punya tugas memperkuat semua program Risma. Baik dari segi infrastruktur, transportasi, pendidikan, kesehatan, maupun ketenagakerjaan. Namun, sinergi itu baru bisa dilakukan saat dia diresmikan sebagai ketua dewan definitif. ’’Barusan kami sampaikan ke sekretariat dewan surat dari DPP PDIP tentang penunjukan ketua dewan,’’ tuturnya.
Awi belum bisa memastikan kapan dirinya resmi ditetapkan sebagai ketua dewan definitif. Sebab, prosesnya juga masih perlu menunggu persetujuan dari gubernur Jatim.
Anggota DPRD Surabaya Reni Astuti menuturkan, dari karakternya, Awi dinilai cukup tegas. Dia juga akomodatif terhadap usul-usul anggota. Selain itu, Reni pernah satu komisi dengan Awi. Yakni, saat Awi menjabat wakil ketua komisi A. ’’Lek diajak ngobrol enak. Sejak bareng-bareng di komisi C periode 2009–2014,’’ ungkap Reni yang ditunjuk jadi wakil ketua DPRD Surabaya mewakili Fraksi PKS.
Dia berharap Awi yang sekarang menjadi ketua dewan tetap bisa diajak berkomunikasi dengan baik. ’’Semoga bisa bekerja sama dengan baik untuk kerja-kerja kerakyatan,’’ tambahnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
