
TUKANG JAMU: Kapolsek Wonokromo AKP Christopher Adhikara Lebang (kiri) menunjukkan barang bukti yang diamankan dari Rusman Wibowo. (Edi Susilo/Jawa Pos)
JawaPos.com - Rusman Wibowo terus menutupi wajahnya dengan menggunakan tangan kanannya saat digelandang anggota Reskrim Polsek Wonokromo kemarin (8/7). Dia enggan menunjukkan wajahnya saat diminta menjelaskan ratusan botol dan kapsul obat kuat yang dibuat. ’’Saya ramu sendiri, Pak,’’ ucapnya saat ditanya Kapolsek Wonokromo AKP Christopher Adhikara Lebang. ’’Baru membuat racikan obat kuat tanpa izin itu empat bulan lalu,’’ lanjutnya.
Rusman meracik obat kuat tersebut dengan berbagai bahan tradisional dan kimia. Antara lain, daun purwoceng, cengkih, biji kapulaga, dan kayu manis. Untuk bahan kimianya, Rusman menggunakan natrium benzoat buat pengawet.
Untuk meyakinkan konsumennya, lelaki 38 tahun yang kos di Jalan Sememi Jaya itu mengemas dagangannya dengan apik. Yang cair dilabeli jamu Pak Kumis dan Urat Madu. Yang kemasan kapsul diberi nama Kayu lanang.
Meski mengaku baru beroperasi selama empat bulan, penjualan jamu Rusman sudah menyebar ke beberapa daerah. Yakni, Lamongan, Madura, dan beberapa kabupaten di Jawa Barat. Omzetnya mencapai Rp 2 juta per minggu.
Untuk mendistribusikan dagangannya, pria asal Lamongan itu menggunakan jasa sales yang bisa dikontak untuk datang dan mendistribusikan jamu racikannya tersebut. ’’Pembuatan jamu, mulai meracik sampai pengemasan, dilakukan sendiri,’’ kata Kapolsek Wonokromo AKP Christopher Adhikara Lebang.
’’Pembuatan jamu kuat oleh pelaku jelas membahayakan konsumen,’’ lanjutnya.
Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Ristitanto menuturkan, Rusman bisa meracik obat karena pernah bekerja di toko jamu merek Pak Kumis. ’’Namun, pabrik jamu itu sudah tutup,’’ katanya.
Terkait perbuatan tersebut, Rusman melanggar pasal 197 UU 36/2009 tentang Kesehatan. Dia terancam pidana kurungan maksimal 15 tahun dengan denda Rp 1,5 miliar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
