Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2023 | 13.27 WIB

Sejarah Asal Usul Nama Jalan Dinoyo Surabaya

Jalan Dinoyo, salah satu kampung tua yang berada di pusat Kota Surabaya. (Foto : Tangkapan Layar Reels Instagram @lovesuroboyo). - Image

Jalan Dinoyo, salah satu kampung tua yang berada di pusat Kota Surabaya. (Foto : Tangkapan Layar Reels Instagram @lovesuroboyo).

JawaPos.com - Kota Surabaya seolah tidak kehabisan bahan untuk dikulik jejak sejarahnya. Kamis (20/7) akun Instagram @lovesuroboyo membagikan sebuah video yang mengulik tentang sejarah asal usul nama jalan Dinoyo dalam Reels Instagramnya.
 
Bagi warga yang pernah atau lama tinggal di Surabaya pasti sudah tidak asing mendengar nama jalan yang berada di pusat Kota Surabaya ini. Menurut akun Instagram @lovesuroboyo, kampung Dinoyo merupakan salah satu kampung tua di Surabaya. Menurutnya, rata-rata perkampungan kuno di Surabaya memang berada di pinggir sungai Kalimas.
 
Nama kuno Dinoyo sendiri adalah 'Denojo'. "Dinoyo ada sejak tahu 1600-an," tutur sesepuh kampung Dinoyo bernama Denejo, yang dikutip dari akun Instagram @lovesuroboyo. Hal tersebut diungkapkan berdasarkan catatan di makam Mbah Joyo Prawiro Dinojo, seorang tokoh babat alas di kampung Dinoyo yang berada tepat dibelakang Universitas Widya Mandala Surabaya.
 
 
Dalam video tersebut, dijelaskan konon Mbak Joyo merupakan seorang perwira perang pada masa akhir kerajaan Majapahit. Selain itu konon dahulunya Dinoyo adalah sebuah taman yang berdampingan dengan sungai yang besar.
 
Namun kondisi lebar sungai pada zaman dahulu tidak seperti kondisi sungai saat ini. Dahulu kondisi sungai lebih lebar hingga dapat dilewati kapal-kapal besar.
 
Dalam peta tempo dulu yang ditayangkan dalam video reels Instagram tersebut, terdapat daerah bernama 'Dinoyo Gouvernement'. Hal itu merujuk bahwa dahulunya Dinoyo sebuah tempat tinggal elit pemerintah pribumi atau adipati dilengkapi dengan alun-alun yang bersebelahan dengan 'Keputran' sebagai tempat putri-putri raja dan 'Darmo' sebagai wilayah elit pemerintah Belanda.
 
 
Ada hal yang juga dinilai menarik terkait penamaan 'Dinoyo Tangsi'. Pada buku Oud Soerabaia, Tangsi memiliki arti 'sebuah barak'. Pada jaman dahulu, daerah tersebut memang merupakan camp Kavaleri Belanda. Dalam sketsa nya juga terlihat adanya rumah kapten dan letnan.
 
Pembahasan mengenai sejarah asal usul nama Dinoyo ini diambil akun Instagram @lovesuroboyo melalui literasi yang ada di buku Oud SoerabaiaHikajat Soerabaia Tempo Doeloe dan Ngopibareng yang ia tayangkan di akhir videonya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore