
Siswa SDN Ketabang 1 Surabaya memainkan bola bersama rekan-rekannya sebelum memasuki ruang kelas pada hari pertama masuk sekolah (17/7).
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginginkan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) prioritaskan kenyamanan dan bebas perundungan untuk siswa baru di SD dan SMP.
”Siswa mengenal suasana sekolah dengan nyaman bersama teman adalah yang kami anjurkan,” ujar Eri Cahyadi saat memantau pelaksanaan MPLS di beberapa sekolah di Surabaya, dikutip dari Antara, Selasa (18/7).
MPLS adalah tahap pengenalan awal bagi siswa sebelum memulai tahun ajaran baru di sekolah. Pada hari pertama MPLS, Wali Kota Eri melihat antusiasme tinggi dari orang tua, terutama orang tua siswa SD, yang banyak datang mengantar dan menunggu anak-anak di sekolah.
”Kami melihat banyak orang tua yang mengantar anak-anak ke MPLS. Mereka menunggu hingga acara selesai, mobil antre, mereka menunggu putra-putrinya. Oleh karena itu, kami juga ikut berjaga-jaga, seperti di SDN Kaliasin. Sementara untuk SMP, situasinya biasa saja,” kata Eri.
Eri menjamin tidak ada perundungan atau perpeloncoan selama MPLS di SD-SMP Surabaya dan telah menyampaikannya kepada seluruh kepala sekolah.
”Di Surabaya, tidak ada ruang untuk perpeloncoan. Kita sudah menyampaikan pada seluruh kepala sekolah bahwa saat MPLS berlangsung, tidak ada tindakan perundungan atau hal semacam itu,” ucap Cak Eri, panggilan akrab Eri Cahyadi.
Cak Eri menyatakan, hasil pengecekan jumlah pendaftar di sekolah negeri dan swasta tidak sebanding dengan jumlah lulusan.
”Kami telah memeriksa ke sekolah-sekolah negeri dan swasta, dan ternyata masih banyak yang mendaftar, tetapi jumlah lulusannya berbeda. Ada yang menghilang, kami masih mengumpulkan data. Beberapa di antaranya berada di pondok, ada juga yang berada di tempat lain,” papar Eri.
Tahun ajaran baru 2023/2024, banyak sekolah swasta mengalami penurunan siswa, dari tiga kelas menjadi dua setengah kelas.
”Misalnya, yang sebelumnya memiliki tiga kelas, sekarang menjadi hanya dua setengah kelas. Tapi saya juga ingin menekankan bahwa kualitas sekolah harus ditingkatkan. Saat ini, banyak siswa lebih tertarik ke pondok-pondok modern, sehingga jumlah siswa di sana semakin banyak,” tutur Eri.
Wali Kota Eri berharap lembaga pendidikan SD-SMP swasta di Surabaya meningkatkan kualitas, termasuk infrastruktur dan tenaga pendidik.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
