
Pembangunan Depo Tegalluar untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini telah mencapai 83,70 persen.
JawaPos.com–Proyek kereta cepat Jakarta menuju Bandung bakal diperpanjang hingga Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku belum berkomunikasi atau diajak komunikasi oleh pemerintah pusat dan kementerian terkait proyek itu.
Eri mengungkapkan, pihaknya menyambut dengan antusias proyek kereta cepat dari Jakarta itu. Orang nomor satu di Surabaya itu menyampaikan, dampak signifikan adanya kereta cepat yakni pilihan transportasi dari Surabaya ke Jakarta atau ke Bandung lebih bervariasi.
”Awak dewe tergantung rel kereta apinya. Tapi Alhamdulillah kalau kereta cepat itu sampai ke Surabaya, saya lebih bahagia. Nanti warga yang akan ke Jakarta banyak pilihan, apa pesawat, kereta dan harganya akan berbeda, semakin turun,” jelas Eri.
Selain Eri, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji juga menyambut proyek kereta cepat itu dengan positif. Namun, Armuji memberikan beberapa pesan khusus. Salah satu pesannya yakni mengenai palang pintu kereta khusus di kereta cepat.
Cak Ji, sapaan akrab Armuji menyatakan tidak jarang masyarakat masih nekat menerobos palang pintu kereta. Alhasil, kecelakaan pun sering menjadi ujung insiden tersebut.
”Bayangkan saja, kereta yang biasa saja tidak cepat begitu masih banyak diterobos. Padahal, kereta itu yang kecepatannya tinggi sek wani nerobos ae,” tutur Armuji politikus PDI Perjuangan itu.
Palang kereta khusus itu, lanjut Cak Ji, diharapkan dibangun di jalur kereta yang melintas di kabupaten atau kota. Sebab, di kabupaten atau kota mobilitas masyarakatnya tinggi. Selain itu, Cak Ji juga meminta agar harga tiket kereta cepat tidak berbeda jauh dengan pesawat. Sehingga, dengan begitu ada pasar untuk kereta cepat.
”Saya rasa, Surabaya bisa dan cocok memang untuk proyek kereta cepat. Saya optimistis Surabaya bisa sama seperti Taiwan atau Jepang yang punya kereta cepat,” ucap Armuji yang juga mantan Ketua DPRD Surabaya itu.
Sebelumnya, pemerintah berencana memperpanjang operasional kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Skenario awal, rute perjalanan akan ditambah hingga menjangkau Surabaya. Namun, hingga kini skema pendanaan masih belum pasti.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah akan melaksanakan studi untuk perpanjangan jalur kereta cepat dari Bandung hingga Surabaya. Dia yakin, dengan adanya pengalaman Indonesia membangun kereta api cepat akan banyak penghematan yang dapat dilakukan.
”Melalui hilirisasi akan banyak material yang digunakan dari dalam negeri. Ini akan membuat terobosan-terobosan baru di Indonesia,” ucap Luhut saat uji coba KCJB dari Stasiun Halim ke Stasiun Tegal Luar.
KCJB yang akan dijalankan sejauh 142,3 km itu ditargetkan beroperasi mulai pertengahan Agustus 2023.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
