Logo JawaPos

Merangkum Masukan Warga Terkait Surabaya Night Zoo

WISATA KONSERVASI: Sejumlah pengunjung menikmati suasana di KBS. Warga meminta harga tiket SNZ dievaluasi karena dinilai terlalu mahal. - Image

WISATA KONSERVASI: Sejumlah pengunjung menikmati suasana di KBS. Warga meminta harga tiket SNZ dievaluasi karena dinilai terlalu mahal.

Dari hasil polling Jawa Pos, harga tiket Surabaya Night Zoo (SNZ) yang jauh lebih mahal membuat warga ragu-ragu untuk berkunjung ke wahana wisata malam itu. Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim mempersilakan masyarakat mengadu apabila harga tiket tidak sebanding dengan fasilitas yang diterima.

---

SURABAYA – Flymoon, nama sapaan salah seorang pembaca yang menghubungi kanal WhatsApp (WA) Jawa Pos, setuju dengan pembukaan SNZ. Itu memberikan kesempatan bagi pengunjung yang memiliki keterbatasan waktu di siang hari untuk jalan-jalan KBS pada malam. Dia juga meyakini SNZ bakal meningkatkan pemasukan operator sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan hewan.

Terkait harga tiket yang mencapai Rp 100 ribu, dia berharap PDTS menyediakan beberapa paket dengan fitur yang berbeda. ”Jadi, bisa paket A, B, C. Misal, yang paling mahal bisa keliling semua zona, bisa selfie dengan hewan, atau kasih makan hewan langsung. Jadi, pengunjung bisa memilih paket sesuai kondisi masing-masing,” ucapnya.

Glenn, pembaca yang lain, juga mengapresiasi adanya SNZ. Dia berharap pengetahuan fauna nokturnal pengunjung bisa makin luas. ”Semoga eksistensi SNZ bisa memperkuat KBS sebagai salah satu kebun binatang terbesar di Indonesia,” tuturnya. Glenn juga berharap agar biaya masuk yang dipatok tidak mahal. ”Minimal disamakan dengan KBS,” ujarnya.

Berbeda dengan Annik M. Dia khawatir SNZ memengaruhi kondisi satwa. Sebab, binatang harus berinteraksi dengan pengunjung saat malam. ”Mereka juga makhluk Tuhan yang butuh istirahat. Jangan dari pagi sampai petang terus dieksploitasi,” tuturnya.

Pada bagian lain, DPRD meminta KBS meninjau ulang tarif tiket masuk SNZ Rp 100 ribu per orang. Nominal itu dinilai terlampau mahal. Belum tentu sebanding dengan fasilitas yang diperoleh pengunjung. ”Saya kok menilai kemahalan. Seharusnya bisa lebih terjangkau,” kata anggota Komisi B DPRD Surabaya Alfian Limardi.

SNZ memang dinilai cocok untuk liburan keluarga. Jika satu keluarga terdiri atas empat orang, mereka harus merogoh kocek Rp 400 ribu untuk sekali masuk. Pengeluaran itu belum termasuk biaya makan hingga ongkos transportasi datang ke KBS. ”Warga luar kota minimal harus siapkan bujet Rp 1 juta. Ini besar sekali,” ujar Alfian.

Bagi kalangan tertentu, tarif itu memberatkan. Apalagi bagi mereka dengan gaji UMK. Mereka akan berpikir keras untuk datang berlibur ke night zoo. ”Jatuhnya ini akan jadi wahana wisata yang mahal. Pasti memberatkan bagi keluarga ekonomi menengah ke bawah,” papar politikus PSI itu.

Ketua YLPK Jatim Muhammad Said Sutomo mengatakan, pihaknya membuka lebar apabila ada pengunjung SNZ yang keberatan akan tarif masuk tersebut. Asalkan mereka bisa menjelaskan titik keberatannya bagaimana. ”Bisa online, telepon, atau datang ke kantor, kami buka untuk masyarakat,” ucapnya.

Menurut dia, penentuan tarif harus disesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Termasuk soal kenyamanan dan keamanan yang diberikan. Andaikan mereka datang namun tidak mendapat fasilitas yang layak, pengunjung berhak untuk mengeluhkannya ke YLPK Jatim. ”Misalnya, saat di lokasi ternyata dicopet atau menemukan kejadian yang membuatnya risi,” tutur Said.

Sementara itu, Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Chairul Anwar mengatakan, harga tiket masuk SNZ Rp 100 ribu itu tidak hanya untuk melihat koleksi satwa, tapi juga untuk menyaksikan beberapa pertunjukan. Selain itu, pengunjung juga mendapatkan suvenir cantik. (dya/mar/omy/c6/aph)

Dongkrak PAD, Dividen KBS Ditarget Rp 2,9 Miliar

HADIRNYA Surabaya Night Zoo (SNZ) dianggap sebagai terobosan yang positif oleh Pemkot Surabaya. Itu sudah sesuai dengan posisi PDTS KBS sebagai wahana konservasi dan edukasi satwa. ”SNZ itu merupakan upaya untuk edukasi tentang satwa bagi masyarakat. Selama hal tersebut sesuai dengan aturan dan tidak melanggar hukum, maka boleh saja dilakukan,” ujar Kabag Perekonomian Dewi Wahyu Wardani.

Memang salah satu tujuan pembukaan SNZ adalah untuk meningkatkan pendapatan daerah. Namun, ada pula tujuan lainnya, yaitu menjalankan fungsi konservasi dan edukasi.

Harga tiket SNZ Rp 100 ribu memang menimbulkan perdebatan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore