
Gregoria Mariska Tunjung terhenti di babak kedua Kejuaraan Dunia 2018. Ia tunduk di bawah kaki wakil tuan rumah Chen Yufei.
JawaPos.com - Gregoria Mariska Tunjung mengakui kecerobohannya saat melakoni laga babak kedua Kejuaraan Dunia 2018. Sempat memegang kendali permainan hingga punya kans menang, kesempatan itu hilang begitu saja lantaran dirinya kurang bisa bermain lebih tenang.
Kalah dengan skor 17-21 dan 20-22, Jorji sebetulnya punya kesempatan besar memenangkan gim saat ia sempat memimpin 17-10 di gim pertama.
"Waktu unggul 17-10, saya berpikir bahwa saya punya kesempatan karena Yufei fisiknya kurang bagus kalau main sampai tiga gim. Saat tersusul dan saya membuat kesalahan, saya nggak mikir poinnya masih jauh, justru saya mikir jangan sampai terkejar. Saat itu saya jadi banyak ragu-ragu, terlalu memikirkan jaga keunggulan, bukannya mikir pola main," sesal Jorji.
Sukses membalikkan keadaan dan mendapat dukungan meriah dari para pendukung, kepercayaan Yufei pun tumbuh. Jorji pun berhasil ia atasi di gim kedua.
"Yufei mengubah pola main, dari awalnya dia menyerang jadi main reli, sementara saya terlalu lama beradaptasi. Permainan dia sudah berkembang, sementara saya masih di situ-situ saja. Waktu tersusul itu seharusnya saya bisa lebih tenang dan minta break dulu," tutur Jorji.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
