JawaPos Radar

Tiga Atlet Voli Pantai NTB Resmi Masuk Pelatnas

25/01/2017, 11:03 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Tiga Atlet Voli Pantai NTB Resmi Masuk Pelatnas
Putu Dini Jasita Utami bersama Dita Juliana dan Desi Ratnasari dipanggil mengikuti Pelatnas (Harlie/Lombok Pos)
Share this image

JawaPos.com - Tiga atlet voli pantai andalan Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi masuk Pelatnas. Mereka dipanggil untuk mengikuti latihan di Jakarta yakni Putu Dini Jasita Utami, Putu Dini Jasita Utami, dan Desi Ratnasari. Ketiganya sudah berada di Jakarta.

Ketua Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTB, H Surya Bahari, mengatakan bahwa sebelum surat resmi dari pusat datang, ketiga atlet itu sudah mempersiapkan diri. Itu karena mereka sudah yakin akan dipanggil mengikuti pelatnas.

”Mereka latihan sejak seminggu setelah pulang tampil di PON XIX/2016 Jawa Barat,” ucap Surya seperti dilansir Lombok Pos (Jawa Pos Group).

Tujuannya jelas untuk terus meningkatkan kemampuannya. Hasil PON XIX/2016 Jawa Barat itu menjadi evaluasi penting bagi pasangan Dini-Dita. ”Desi juga begitu, dia kalah di babak semifinal,” jelasnya.

Surya menambahkan bahwa Dini, Dita, dan Desi mengikuti pelatnas jangka panjang sebagai persiapan mengikuti beberapa kejuaraan internasional. Seperti SEA Games, Asian Games, Asian Beach Games,  kejuaraan Asia Pasifik hingga kejuaraan dunia. ”Mereka akan berjuang mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional,” ujarnya.

Dini-Dita merupakan pasangan terkuat Indonesia saat ini. Target utama adalah bisa mengikuti kejuaraan dunia di Jepang. ”Mereka harus menutup karier di kejuaraan dunia,” harapnya.

Andai itu bisa tercapai, mereka akan mencetak sejarah baru untuk kali pertama menjadi juara dunia dalam cabor voli pantai. Sementara itu, pelatih voli pantai pelatnas, Agus Salim mengatakan, fisik ketiga atlet itu perlu ditingkatkan. Karena, porsi latihan yang diberikan setelah PON Jabar sedikit berkurang.

Setelah PON Jabar, Agus tidak berani memberikan porsi latihan lebih. Karena, asupan makanan harus seimbang dengan tenaga yang keluar. ”Kalau sudah di pelatnas semuanya ditanggung. Jadi kita berani genjot fisik mereka,” ucapnya. (arl/r1/epr/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up