Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 21.03 WIB

Indonesia Open Woodball Championship 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Woodball Tanah Air

Suasana 8th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2026 di Lapangan Cricket Universitas Udayana, Bali, pada 18–22 Agustus 2026. (Istimewa) - Image

Suasana 8th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2026 di Lapangan Cricket Universitas Udayana, Bali, pada 18–22 Agustus 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Kejuaraan 8th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2026 menjadi salah satu ajang bagi atlet muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan di level internasional.

Digelar di Lapangan Cricket Universitas Udayana, Bali, 18–22 Agustus 2026 lalu, kejuaraan tersebut diikuti 155 atlet dari delapan negara, yakni Indonesia, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan India.

Ketua Umum Indonesian Woodball Association (PB IWBA) Aang Sunadji dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kompetisi internasional dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet, terutama dengan semakin banyaknya talenta muda dari berbagai daerah.

“Kami sangat senang melihat perkembangan woodball Indonesia yang dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga regenerasi atlet. Semakin banyak atlet muda dari daerah yang muncul dan mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ujar Aang.

Menurut Aang, perkembangan tersebut mulai terlihat dari prestasi Zukhfura Jasminne Verinda yang meraih medali emas kategori youth pada World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.

“Prestasi Jasmine di Kejuaraan Dunia Woodball di Malaysia menjadi salah satu contoh bahwa regenerasi yang kita bangun mulai memberikan hasil. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet-atlet muda dari daerah,” katanya.

Aang menilai konsistensi kompetisi internasional penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus memberikan target prestasi bagi atlet. IWbA berharap woodball dapat semakin rutin dipertandingkan dalam berbagai multievent internasional agar jalur pembinaan menuju level tertinggi semakin jelas.

“Harapan kami, woodball terus berkembang dan semakin konsisten hadir di multievent internasional. Dengan begitu, pembinaan dan regenerasi dapat berjalan berkelanjutan, serta Indonesia memiliki lebih banyak kesempatan mencetak prestasi di tingkat dunia,” ujar Aang.

Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana menuturkan, dukungan tersebut diarahkan untuk membantu menghadirkan ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet woodball.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan perkembangan woodball di Indonesia. Aice percaya prestasi lahir dari pembinaan yang konsisten dan ekosistem olahraga yang terus tumbuh. Karena itu, Aice ingin terus mendukung kesempatan bagi atlet untuk bertanding, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Sylvana.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore