Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2026 | 18.02 WIB

George Russell Menangi Sprint GP Belanda dari Pole, Norris dan Leclerc Lengkapi Podium

George Russell meraih kemenangan sprint GP Belanda 2026 dari pole position. Charles Leclerc finis kedua, Lando Norris ketiga. (Dok. Instagram/@georgerussell63) - Image

George Russell meraih kemenangan sprint GP Belanda 2026 dari pole position. Charles Leclerc finis kedua, Lando Norris ketiga. (Dok. Instagram/@georgerussell63)

JawaPos.com – George Russell mengawali paruh kedua Formula 1 2026 dengan hasil sempurna. Start dari posisi terdepan, pembalap Mercedes itu berhasil meraih kemenangan sprint Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort, Sabtu (22/8).

Russell tidak langsung memaksakan diri di awal balapan. Dia memilih mengelola ban lebih dulu karena memperkirakan persaingan akan semakin ketat menjelang finis.

Setelah Charles Leclerc menyalip Lando Norris untuk merebut posisi kedua pada lap ke-18, Russell baru mencoba meningkatkan kecepatan dan menjauh.

“Saya tahu jika ada over-taking, itu akan terjadi menjelang akhir balapan. Jadi, saya perlu mengelola ban di tikungan berkecepatan tinggi dan menyisakan sesuatu untuk akhir,” kata Russell saat wawancara dengan David Coulthard di parc ferme.

Meski memimpin dengan cukup nyaman, tapi hasil akhir bisa saja berbeda jika balapan berlangsung lebih lama. Sebab, hujan mulai turun ketika memasuki lap terakhir. Russell pun merasa lega karena balapan berakhir tepat waktu.

“Kalau satu lap lagi, akhirnya bisa sangat berbeda. Jadi, saya senang hujan datang saat itu (balapan selesai),” ujar Russell.

HASIL SPRINT GP BELANDA 2026 (22/8)

  1. George Russell (Mercedes) – 30 menit 25,318 detik

  • Charles Leclerc (Ferrari) – +1,360 detik

  • Lando Norris (McLaren) – +5,196 detik

  • Kimi Antonelli (Mercedes) – +5,581 detik

  • Oscar Piastri (McLaren) – +10,185 detik

  • Max Verstappen (Red Bull Racing) – +10,529 detik

  • Lewis Hamilton (Ferrari) – +12,188 detik

  • Pierre Gasly (Alpine) – +42,510 detik

  • Leclerc, yang akhirnya finis kedua, juga melakukan strategi itu. Berbeda dengan mayoritas pembalap yang menggunakan ban medium, dia justru memilih ban soft. Keputusan itu membantu pembalap Ferrari tersebut untuk menyalip Norris enam lap jelang finis.

    “Saya tahu Lando tidak memiliki banyak deployment di lintasan lurus utama, jadi saya harus memaksimalkannya,” ujar Leclerc soal momen menyalip Norris.

    Sementara itu, kecepatan Norris justru terlihat semakin menurun menjelang finis. Setelah kehilangan posisi kedua dari Leclerc, dia juga mendapat tekanan dari pembalap Mercedes, Kimi Antonelli di lap terakhir.

    Namun, juara dunia bertahan Formula 1 itu mampu mempertahankan posisi ketiga hingga finis.

    Editor: Hendra
    Sumber: Jawa Pos Koran
    Tags

    Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

    Jawa Pos

    Ikuti

    Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore