
Susy Susanti menyoroti minimnya prestasi tunggal putri Indonesia. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam regenerasi. ANTARA/Nadia Putri Rahmani
“Kalau putri itu selalu satu ya. Mungkin setelah saya waktu itu kan ada Mia (Audina). Setelah Mia mungkin habis itu ada Firda (Adriyanti Firdasari), setelahnya ada Maria Kristin. Jadi hanya satu-satu yang muncul,’’ ujarnya.
Apa problemnya?
“Mungkin karena Indonesia ini lebih timur ya. Secara tradisi mungkin untuk putri itu, untuk ke olahraga itu agak sedikit kurang dukungan dari orang tua,” jelasnya.
Selain itu, dia menilai juga ada pilihan di tengah jalan yang berubah bagi atlet putri.
“Mungkin pada waktu di awal banyak yang ikut, tapi setelah SMP, SMA, mereka mulai memikirkan untuk ke depannya. Karena kalau perempuan tuh kayaknya untuk menjadi juara bukan hanya teknik saja. Tapi fokus harus lebih kuat, lebih tahan, lebih semuanya,” ucapnya.
Susy menuturkan, di putri bukannya tidak ada yang memiliki karakter seperti itu. Tetapi, jika dibandingkan dengan sektor putra, terlebih di ganda putra yang tidak pernah kelurangan stok pemain, tunggal putri masih minim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Kedua Tim Incar Kemenangan Beruntun
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Al Sadd vs Al Hilal: The Blue Waves Siap Menang Tipis di Doha
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Lille: Gabriel Magalhaes Tetap Andalan Lini Belakang The Gunners

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022