Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Agustus 2026 | 00.48 WIB

Pelti Tunggu Finalisasi Pembiayaan Keberangkatan Kontingen Asian Games 2026

Bayangan petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Vietnam Hoang Nam Ly pada pertandingan babak final tenis tunggal putra SEA Games 2023 di Tennis Arena, Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (14/5/2023). Muhammad Rifqi Fitriadi berhasil meraih medali emas usai mengalahkan petenis Vietnam dengan skor 6-4, 6-1. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym/pri. - Image

Bayangan petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Vietnam Hoang Nam Ly pada pertandingan babak final tenis tunggal putra SEA Games 2023 di Tennis Arena, Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (14/5/2023). Muhammad Rifqi Fitriadi berhasil meraih medali emas usai mengalahkan petenis Vietnam dengan skor 6-4, 6-1. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym/pri.

JawaPos.com - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) masih menunggu finalisasi pembiayaan keberangkatan kontingen tenis Indonesia ke Asian Games, menyusul belum ditetapkannya keputusan akhir terkait kontingen Indonesia oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dikutip dari ANTARA.

Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar mengatakan telah mengusulkan 10 petenis, terdiri atas lima putra dan lima putri, untuk memperkuat Indonesia pada ajang olahraga tingkat Asia tersebut.

"Untuk Asian Games sebenarnya kita sudah mengunci lima nama untuk putra dan lima untuk putri. Namun sampai hari ini belum ada SK dari KOI, tentu ini adalah kewenangan KOI, sehingga kita masih menunggu finalisasi," kata Andi di sela laga final Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta, Minggu.

Menurut Andi, kepastian pembiayaan menjadi salah satu hal yang masih ditunggu Pelti, terutama di tengah adanya informasi mengenai efisiensi anggaran yang berpotensi memengaruhi jumlah atlet yang dapat diberangkatkan.

Andi mengatakan Pelti pada prinsipnya berharap seluruh kuota tenis yang tersedia dapat terisi sehingga para atlet yang telah menjalani persiapan memiliki kesempatan untuk tampil di Asian Games.

Namun, apabila terdapat keterbatasan pembiayaan dari pemerintah, Pelti siap mencari alternatif agar atlet yang telah masuk dalam usulan tetap dapat diberangkatkan.

"Kalau misalnya ada efisiensi dari pemerintah tentu Pelti akan memberikan solusi juga. Mungkin menjadi bagian dalam pemberangkatan atlet," ujar Andi.

Ia mengatakan pembiayaan secara mandiri menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk memastikan atlet tetap tampil di Asian Games.

"Mandiri adalah pilihan yang tepat supaya semangat teman-teman yang sudah berlatih selama ini tidak sia-sia," kata Andi.

Menurut dia, keikutsertaan di Asian Games memiliki arti penting bagi para atlet karena selain menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, ajang tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi atlet yang telah menjalani persiapan.

"Mereka bisa hadir di Asian Games. Tentu ini kebanggaan yang sangat luar biasa bagi mereka," ujar Andi.

Untuk komposisi tim, Andi menjelaskan lima petenis putri yang diusulkan merupakan bagian dari tim Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand. Sementara itu, terdapat perubahan pada komposisi sektor putra. Salah satu atlet, Justin Barki, memberikan kesempatan kepada atlet lain untuk masuk dalam daftar usulan.

Editor: Banu Adikara
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore