
Konferensi pers penutupan turnamen padel internasional FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) menegaskan komitmennya mempercepat perkembangan padel nasional lewat ajang internasional bertajuk FIP Bronze &FIP Promises Turnamen internasional itu telah rampung digelar di RAA Grounds, Jakarta, Minggu (12/7).
Diikuti peserta dari 31 negara, turnamen tersebut sukses mencatatkan sejarah sebagai penyelnggaraan terbesar di Asia untuk kategori profesional FIP Bronze, dan junior FIP Promises. Sebanyak 190 atlet junior ambil bagian dalam FIP Promises, yang mempertandingkan kelompok usia U-12, U-14, U-16, dan U-18.
“Untuk FIP Promises kita ada sekitar 190 peserta. Ini sangat luar biasa, menjadi sejarah buat kita semua. Tanggung jawab kita juga sangat besar karena pada bulan November nanti ada FIP Asia. Animo untuk kelompok U-12, U-14, U-16, dan U-18 juga semakin berkembang,” ujar Akash Prem Nathani selaku Wakil Ketua Umum II PBPI dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/7).
Baca Juga:Desta Alami Cedera Pada Bagian Mata Saat Pertandingan Padel, Tegaskan Bukan Kesalahan Temannya
Akash menyebut olahraga padel Indonesia memiliki masa depan cerah. Menurutnya, perkembangan padel tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat, tetapi juga dari tumbuhnya industri pendukung olahraga tersebut. Hal itu terlihat dari keberhasilan sejumlah pemain menembus babak final pada turnamen kali ini.
“Dari segi industrinya sekarang banyak akademi yang muncul dari masing-masing klub. Menurut saya ini baru titik awal dan saya sangat pede masa depan padel Indonesia sangat cerah. Bisa dilihat dari penampilan anak-anak kita. Ada yang berhasil lolos ke final. Dari segi skill sudah bagus, power-nya juga makin kencang. Jadi saya yakin kalau padel masuk Olimpiade 2032, itu menjadi target kita dan saya percaya cita-cita itu bisa terwujud,” terang Akash.
PBPI sendiri tengah menyiapkan berbagai program pembinaan, termasuk membuka akses pendidikan melalui jalur beasiswa untuk menjaga keberlanjutan prestasi atlet muda Indonesia. Selain itu, mereka juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi agar para atlet memiliki kepastian karier di masa depan.
Sementara itu, Plt Ketua PBPI DKI Jakarta Mochtar Sarman berharap semakin banyak penyelenggara yang menghadirkan kategori usia dalam setiap turnamen padel di Indonesia.
Ia menyebut kalau turnamen padel saat ini sudah mulai menjamur, namun mayoritas hanya untuk kategori dewasa, bukan kelompok umur.
"Ke depan kalau dilihat sekarang hampir setiap minggu ada kejuaraan, meski kebanyakan masih untuk kategori dewasa. Kami menghimbau kepada para penyelenggara agar setidaknya ada satu kelompok usia yang dipertandingkan. Dengan begitu, anak-anak akan semakin banyak memiliki kesempatan untuk berlatih sekaligus bertanding,” pungkas Mochtar.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
