Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 05.15 WIB

Atlet Muda Berkualitas Mulai Bermunculan, PBPI Bidik Olimpiade 2032

Konferensi pers penutupan turnamen padel internasional FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 (Andika Rachmansyah/JawaPos.com) - Image

Konferensi pers penutupan turnamen padel internasional FIP Bronze & FIP Promises Jakarta 2026 (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) menegaskan komitmennya mempercepat perkembangan padel nasional lewat ajang internasional bertajuk FIP Bronze &FIP Promises Turnamen internasional itu telah rampung digelar di RAA Grounds, Jakarta, Minggu (12/7).

Diikuti peserta dari 31 negara, turnamen tersebut sukses mencatatkan sejarah sebagai penyelnggaraan terbesar di Asia untuk kategori profesional FIP Bronze, dan junior FIP Promises. Sebanyak 190 atlet junior ambil bagian dalam FIP Promises, yang mempertandingkan kelompok usia U-12, U-14, U-16, dan U-18.

“Untuk FIP Promises kita ada sekitar 190 peserta. Ini sangat luar biasa, menjadi sejarah buat kita semua. Tanggung jawab kita juga sangat besar karena pada bulan November nanti ada FIP Asia. Animo untuk kelompok U-12, U-14, U-16, dan U-18 juga semakin berkembang,” ujar Akash Prem Nathani selaku Wakil Ketua Umum II PBPI dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (12/7).

Akash menyebut olahraga padel Indonesia memiliki masa depan cerah. Menurutnya, perkembangan padel tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat, tetapi juga dari tumbuhnya industri pendukung olahraga tersebut. Hal itu terlihat dari keberhasilan sejumlah pemain menembus babak final pada turnamen kali ini.

“Dari segi industrinya sekarang banyak akademi yang muncul dari masing-masing klub. Menurut saya ini baru titik awal dan saya sangat pede masa depan padel Indonesia sangat cerah. Bisa dilihat dari penampilan anak-anak kita. Ada yang berhasil lolos ke final. Dari segi skill sudah bagus, power-nya juga makin kencang. Jadi saya yakin kalau padel masuk Olimpiade 2032, itu menjadi target kita dan saya percaya cita-cita itu bisa terwujud,” terang Akash.

PBPI sendiri tengah menyiapkan berbagai program pembinaan, termasuk membuka akses pendidikan melalui jalur beasiswa untuk menjaga keberlanjutan prestasi atlet muda Indonesia. Selain itu, mereka juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi agar para atlet memiliki kepastian karier di masa depan.

Sementara itu, Plt Ketua PBPI DKI Jakarta Mochtar Sarman berharap semakin banyak penyelenggara yang menghadirkan kategori usia dalam setiap turnamen padel di Indonesia.

Ia menyebut kalau turnamen padel saat ini sudah mulai menjamur, namun mayoritas hanya untuk kategori dewasa, bukan kelompok umur.

"Ke depan kalau dilihat sekarang hampir setiap minggu ada kejuaraan, meski kebanyakan masih untuk kategori dewasa. Kami menghimbau kepada para penyelenggara agar setidaknya ada satu kelompok usia yang dipertandingkan. Dengan begitu, anak-anak akan semakin banyak memiliki kesempatan untuk berlatih sekaligus bertanding,” pungkas Mochtar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore