
Coco Gauff gagal melangkah ke final Wimbledon 2026 setelah kalah dramatis dari Karolina Muchova melalui tiebreak set ketiga, Kamis (10/7) dini hari WIB. (Antara)
JawaPos.com - Hanya satu pukulan lagi. Satu keputusan lagi. Satu bola lagi yang seharusnya mengantar Coco Gauff menuju final Wimbledon pertamanya.
Di bawah terik matahari Centre Court, petenis Amerika Serikat itu berdiri dengan seluruh mimpinya berada di ujung raket. Servis kerasnya memaksa Karolina Muchova keluar dari posisi ideal. Bola pengembalian lawan melambung pendek, menyisakan hamparan rumput hijau yang terbuka lebar. Garis finis sudah terlihat.
Namun, justru pada momen yang paling menentukan itu, Gauff memilih sentuhan lembut ketimbang pukulan keras. Dropshot yang ia lepaskan tak pernah melewati net. Bola kuning itu berhenti di sana, seolah ikut mengubur harapan petenis berusia 22 tahun tersebut.
Dari satu poin menuju final, pertandingan berbalik menjadi mimpi buruk yang berakhir dengan kekalahan dramatis 2-6, 6-1, 6-7 (10-12) dari Muchova pada semifinal Wimbledon 2026.
Kekalahan itu terasa begitu pahit karena Gauff sempat hanya berjarak satu poin dari tiket final. Namun, sebuah keputusan yang diambilnya pada momen krusial justru menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.
Saat memimpin 10-9 dalam tiebreak set penentuan dan memiliki match point, Gauff berhasil memaksa Muchova bergerak jauh setelah servis keras ke tengah. Bola pengembalian lawannya melambung pendek dengan area lapangan terbuka lebar di depan mata.
Alih-alih melepaskan pukulan keras untuk memastikan kemenangan, Gauff memilih memainkan dropshot. Bola justru menyangkut di net dan membuat Muchova tetap bertahan dalam pertandingan.
"Itu keputusan yang saya ambil. Apakah itu keputusan yang tepat saat itu? Mungkin tidak," ujar Gauff seusai pertandingan dikutip The New York Times.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Gauff tampil luar biasa setelah kehilangan set pertama. Ia berhasil mendominasi set kedua dan menunjukkan mental kuat sepanjang set ketiga.
Dalam tiebreak penentuan, kedua pemain saling bergantian memimpin. Muchova sempat unggul lebih dulu, tetapi Gauff mampu mengejar. Saat skor 7-7, Gauff melakukan double fault keduanya sepanjang pertandingan sehingga lawannya kembali berada di atas angin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022