
Pegolf Kenneth Henson Sutianto memukul dari tee box 13 Ciputra Golf Surabaya dalam IJG Premier League 5, pada 24-25 Juni. (Foto: Narendra Prasetya/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pegolf Kenneth Henson Sutianto mempertahankan dominasi dalam rangkaian Tour de Java 2026 Indonesian Junior Golf (IJG) Premier League 5 di Ciputra Golf Surabaya, 24-25 Juni.
Setelah melalui tiga round, Kenneth sukses mencatatkan 201 pukulan, atau 15 di bawah par. Pegolf asal Bali tersebut mengungguli dua pegolf asal Surabaya. Yaitu William Justin Wijaya dan Jonathan Manuel Wijanto.
William finis di ranking kedua mencatatkan 208 pukulan atau delapan pukulan di bawah par. Dia hanya unggul satu stroke dari Jonathan yang berada di peringkat ketiga.
Bagi Kenneth, dia back to back memenangi Tour de Java 2026. Kenneth merebut juara pada IJG Premier League 4 di Semarang Royale Golf, Semarang, 18-19 Juni. Saat itu, dia mencatat 214 pukulan, atau dua pukulan di bawah par.
Uniknya, mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Surabaya tersebut selalu juara saat IJG Premier League dihitung poin WAGR (World Amateur Golf Ranking). Selain di Surabaya dan Semarang, dia juga juara dalam IJG Premier League 2, pada 10-11 April lalu.
Dalam ajang di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta, itu dia mampu mencatatkan 146 pukulan, atau dua pukulan di atas par. Dengan demikian, hasil Ciputra Golf kemarin masih jauh lebih bagus dari di Jakarta dan Semarang.
Kenneth mengakui, pemahaman dengan course di Ciputra Golf Surabaya jadi kunci bisa mencatatkan skor under di atas dua digit tersebut. ’’Karena itu, aku pun tahu harus latihan apa. Error di lapangan pun bisa aku minimalisir,’’ kata pegolf yang membela Jakarta tersebut.
Selain itu, dia lebih tenang ketika menghadapi tekanan dari William dan Jonathan dalam tiga round. ’’Karena aku sudah kenal dengan orangnya, paham karakternya juga,’’ tambah Kenneth.
Koordinator IJG Jatim Ahmad Faisal menyebut IJG Premier League di Ciputra Golf Surabaya tidak ubahnya seperti perang bintang. Bukan hanya persaingan yang ditunjukkan trio Kenneth, William, dan Jonathan, turunnya dua pegolf junior top Jatim yang sudah lama absen di IJG juga menambah seru persaingan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
