
Ilustrasi atlet angkat besi sedang berlatih (ANTARA/HO)
JawaPos.com - Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) mengawal pelaksanaan Seleksi Nasional Cabang Olahraga Angkat Besi 2026 melalui program doping control sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, dikutip dari ANTARA.
Berdasarkan keterangan resmi IADO, Kamis, program yang berlangsung di Mess Kwini, Jakarta itu dilakukan bekerja sama dengan Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) untuk memastikan proses seleksi berjalan adil, bersih, dan sesuai standar internasional.
Baca Juga:Peter Cklamovski Mundur dari Timnas Malaysia, Gara-gara Skandal Pemalsuan Dokumen 7 Pemain?
Sebanyak 14 atlet mengikuti seleksi nasional tersebut, terdiri atas delapan atlet putri dan enam atlet putra. Para peserta merupakan atlet terbaik dari Pelatnas dan sejumlah daerah yang bersaing untuk memperebutkan peluang mewakili Indonesia pada ajang internasional.
Persaingan di setiap kelas berlangsung ketat karena selisih angkatan antaratlet relatif tipis. Kondisi itu menunjukkan kualitas pembinaan angkat besi nasional sekaligus memperlihatkan tingginya motivasi atlet untuk menembus skuad utama menuju Asian Games 2026.
Dalam kegiatan tersebut, IADO bertindak sebagai Testing Authority (TA), Sample Collection Authority (SCA), sekaligus Result Management Authority (RMA).
Untuk memastikan proses pengambilan sampel berjalan sesuai ketentuan, IADO menugaskan dua Doping Control Officer (DCO). Keduanya bertanggung jawab mengawasi setiap tahapan pengambilan sampel berdasarkan International Standard for Testing and Investigations (ISTI) serta regulasi Federasi Angkat Besi Dunia (IWF).
Seluruh proses doping control dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, keamanan, dan integritas sampel. Langkah itu dilakukan untuk menjamin kompetisi berlangsung bersih serta bebas dari praktik doping.
IADO menyebut keterlibatan dalam seleknas angkat besi menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas olahraga Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain memastikan para atlet berkompetisi secara bersih, kegiatan itu juga menjadi sarana peningkatan kapasitas teknis bagi Sample Collection Personnel (SCP) IADO dalam menghadapi berbagai kejuaraan internasional.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
