
Center San Antonio Spurs, Victor Wembanyama. (Dok. Instagram/@wemby)
JawaPos.com - Victor Wembanyama menutupi wajahnya dengan jersey sesaat setelah buzzer akhir berbunyi di Paycom Center, Oklahoma City, Minggu (31/5) pagi WIB. Bintang San Antonio Spurs itu kemudian meluapkan emosinya di tengah lapangan. Dia beberapa kali berteriak sebelum bergantian memeluk rekan-rekan setim dan staf pelatih.
Momen tersebut terjadi setelah Spurs mengalahkan juara bertahan Oklahoma City Thunder 111-103 pada game ketujuh final NBA Wilayah Barat. Hasil itu sekaligus mengakhiri penantian San Antonio untuk kembali ke final NBA sejak 2014.
“Sebagian dari mimpi masa kecil akan menjadi kenyataan,” kata Wemby-sapaan Wembanyama di atas panggung sambil memegang trofi Magic Johnson sebagai MVP final Wilayah Barat.
“Meskipun saya masih menginginkan satu lagi, perasaan ini, saya tidak bisa menjelaskannya. Ini sangat luar biasa.”
Wembanyama ikut berperan mengantarkan Spurs meraih kemenangan pada game ketujuh kemarin. Pemain asal Prancis itu mencetak 22 poin dan tujuh rebound. Sepanjang seri melawan Thunder, dia mencetak rata-rata 27,3 poin dan 10,9 rebound per pertandingan.
Meski begitu, keberhasilan Spurs tidak hanya ditentukan oleh Wembanyama. Julian Champagnie menyumbang 20 poin, sementara De'Aaron Fox menambahkan 15 poin, lima assist, dan tiga steal meski masih belum sepenuhnya pulih dari cedera pergelangan kaki.
Selain itu, Luke Kornet juga memberi kontribusi penting meski hanya tampil selama enam menit. Center berusia 30 tahun itu melakukan blok krusial saat Wembanyama harus meninggalkan lapangan karena foul trouble pada kuarter keempat.
Karena itulah, meski menjadi pusat perhatian seusai pertandingan, Wemby -sapaan akrab Wembanyama- memilih memuji kontribusi rekan-rekan setimnya. “Mereka bahkan tidak tahu betapa aku mencintai mereka,” ujar Wembanyama. “Mereka luar biasa. Semua pemain tampil maksimal malam ini. Aku mencintai mereka.”
Bagi Wembanyama, melaju ke final NBA merupakan pencapaian terbaiknya selama menjalani tiga musim di NBA. Sebelumnya, Wemby hanya meraih 22 kemenangan bersama Spurs di tahun pertama. Setahun kemudian, dia justru harus mengakhiri musim lebih cepat akibat masalah pembekuan darah di bahu kanan.
Kini, Spurs hanya berjarak empat kemenangan dari gelar NBA pertama sejak 2014. Mereka akan menghadapi New York Knicks pada final NBA yang dimulai Kamis (4/6). “Saya masih menginginkan satu lagi,” tegas Wembanyama.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
