Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 02.12 WIB

PBSI Ungkap Alasan Tarik Mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Dok. PBSI) - Image

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Dok. PBSI)

JawaPos.com - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, secara mengejutkan mundur dari Singapore Open 2026. Raymond/Joaquin mendadak ditarik dari keikutsertaan turnamen berlevel Super 750 tersebut karena cedera.

Sejatinya, Raymond/Joaquin masuk dalam daftar skuad Indonesia di Singapore Open 2026. Sesuai jadwal, turnamen tersebut akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium pada 26-31 Mei 2026 mendatang.

Berdasarkan hasil undian, Raymond/Joaquin akan langsung menantang pasangan unggulan kelima dari Tiongkok, Liang Wei Keng//Wang Chang. Namun, PBSI secara mendadak menarik mundur pasangan muda Indonesia tersebut.

Pelatih ganda putra utama Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan anak didiknya harus absen karena masalah kesehatan. Antonius mengungkapkan bahwa Raymond mengalami masalah pada lutut kirinya.

"Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak. Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman," ungkap Anton dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (24/5).

Antonius menambahkan, Raymond/Joaquin sebenarnya masih bisa bermain di Singapore Open 2026. Tapi, dia tidak ingin mengambil risiko tersebut dan mengambil keputusan untuk menarik mundur anak didiknya.

"Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026," ucapnya.

"Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal," tambah dia.

Lebih lanjut Antonius berharap penarikan dari Singapore Open 2026 bisa membuat Raymond/Joaquin cepat pulih. Harapannya, mereka bisa beraksi di Indonesia Open 2026 yang akan bergulir di Istora Senayan pada 2-7 Juni 2026.

"Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti," harap Anton.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore